Breaking News:

Berita Kota Malang

Ketahuan Miliki Sabu 1 Kg di Lemari, Pegawai SPBU di Kota Malang Terancam Penjara Seumur Hidup

Ketahuan miliki sabu lebih dari 1 Kg di lemari, pegawai SPBU di Kota Malang terancam hukuman penjara seumur hidup.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Dwi Prastika
TribunJatim.com/Kukuh Kurniawan
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Budi Hermanto bersama dengan Kasat Resnarkoba Polresta Malang Kota, Kompol Dodi Pratama, dan jajaran Kapolsek saat menunjukkan barang bukti narkoba hasil Operasi Tumpas Semeru 2022, Selasa (6/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Rian Wahyu (20), pegawai SPBU di Kota Malang diciduk polisi karena memiliki dan mengedarkan sabu.

Warga Malang itu hanya tertunduk lesu saat dihadirkan bersama tersangka narkoba lainnya dalam press release Operasi Tumpas Semeru 2022 Polresta Malang Kota, Selasa (6/9/2022).

Kapolsek Blimbing, Kompol Yanuar Rizal Ardianto mengatakan, tersangka ditangkap berdasarkan informasi dari masyarakat.

"Pada awalnya, kami mendapat informasi dari masyarakat terkait adanya pelaku pengedar narkoba di wilayah Blimbing. Setelah itu, kami lakukan penyelidikan dan pengembangan atas informasi tersebut," ujarnya kepada TribunJatim.com, Selasa (6/9/2022).

Setelah dilakukan penyelidikan, maka pada Rabu (24/8/2022), petugas berhasil menangkap pelaku. Dari tangan pelaku, ditemukan ponsel yang berisi catatan penjualan sabu.

"Setelah itu, kami geledah rumah kos pelaku yang ada di wilayah Kecamatan Kedungkandang. Saat kami geledah lemarinya, ditemukan sabu dengan berat 1,067 kilogram," jelasnya.

Setelah itu, tersangka berikut barang bukti dibawa ke Polsek Blimbing untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Tersangka merupakan pengedar dan baru pertama kali beraksi, jadi bukan seorang residivis. Barang bukti yang dimiliki tersangka ini, menjadi penyumbang terbesar selama Operasi Tumpas Semeru 2022," terangnya.

Atas perbuatannya tersebut, tersangka terancam akan meringkuk di dalam penjara dalam waktu yang lama.

"Tersangka dikenakan Pasal 114 ayat (2) subsider Pasal 112 ayat (2) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman pidana penjara seumur hidup dan denda maksimum Rp 12,6 miliar," pungkasnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Kumpulan berita seputar Malang

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved