Berita Surabaya

Pemkot Surabaya Gelontor 618 Kilogram Telur Lewat Operasi Pasar, Harga di Pasaran Mulai Stabil

Pemkot Surabaya gelontorkan 618 kilogram telur lewat operasi pasar di sejumlah kecamatan, kini harga di pasaran mulai stabil.

Istimewa/TribunJatim.com
Untuk menjaga kestabilan harga, Pemkot Surabaya menggelontorkan 618 kilogram telur lewat operasi pasar, 2022. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Bobby Constantine

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Untuk menjaga kestabilan harga, Pemkot Surabaya menggelontorkan 618 kilogram telur lewat operasi pasar.

Saat ini, harga telur di sejumlah pasar di Surabaya, ada di kisaran Rp 27-28 ribu per kilogram.

Penurunan harga di antaranya terlihat di Pasar Balongsari dan Pasar Pabean Surabaya yang memperlihatkan harga di kisaran Rp 27 ribu per kilogram.

Sekalipun, masih ada sejumlah pedagang di pasar lain yang menjual di harga Rp 29 ribu per kilogram, yakni di Pasar Kembang dan Pasar Genteng Baru.

Dinas Koperasi UMKM dan Perdagangan (Dinkopdag) Kota Surabaya selama sepekan terakhir telah menggelar operasi pasar di 10 kecamatan. Dalam gelaran tersebut, Dinkopdag Surabaya menjual telur sebanyak 618 kilogram.

“Kami sudah keliling kecamatan untuk menstabilkan harga telur. Dalam sehari, kita menggelar operasi pasar di dua lokasi kecamatan yang berbeda,” kata Kepala Dinkodag Kota Surabaya, Fauzie Mustaqiem Yos, Rabu (7/9/2022).

Operasi pasar di antaranya dilakukan di Kecamatan Gubeng, Kecamatan Tegalsari, Kecamatan Simokerto, Kecamatan Tambaksari, Kecamatan Asemrowo, Kecamatan Sawahan, Kecamatan Wonocolo, hingga Kecamatan Tenggilis Mejoyo.

Kemudian, Kecamatan Jambangan, Kecamatan Gayungan, Kecamatan Bubutan, hingga Kecamatan Genteng.

Selain telur, operasi pasar tersebut juga menjual sejumlah kebutuhan lain.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved