Kecelakaan

Hindari Lubang saat Bantu Teman yang Motornya Mogok, Pelajar di Tulungagung Malah Tewas Kecelakaan

Seorang pelajar meninggal dunia, setelah terlibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Desa Pelem, Kecamatan Campurdarat, Jumat (9/9/2022) sekitar puk

Penulis: David Yohanes | Editor: Ndaru Wijayanto
Dok. Polisi
Pikap yang terlibat kecelakaan dengan korban yang awalnya sedang membantu temannya yang motornya mogok di Tulungagung 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, David Yohanes

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - Seorang pelajar meninggal dunia, setelah terlibat kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Desa Pelem, Kecamatan Campurdarat, Jumat (9/9/2022) sekitar pukul 11.00 WIB.

Korban SAP (15) tertabrak pikap Mitsubishi L300 saat membantu stut (mendorong) motor temannya, AD (16) yang mogok.

Sementara pengemudi pikap yang berusaha menghindar, justru menabrak rumah warga.

Kasi Humas Polres Tulungagung, Iptu M Anshori, mengatakan korban mengendarai sepeda motor Kawasaki Ninja.

Ia mendorong dengan kaki sepeda motor AD, Yamaha NMax yang sedang mogok.

"Saksi mengatakan, mereka melaju dengan kecepatan tinggi dari arah barat ke timur," terang Anshori.

Sebelum kecelakaan, diduga AD dan korban menghindari lubang jalan. 

Baca juga: Hindari Lubang, Pengendara Motor di Blitar Malah Bernasib Malang, Warga sampai Histeris

Mereka tidak bisa menguasai kendaraan masing-masing.

AD jatuh ke arah kiri, sementara SAP jatuh ke arah kanan di lajur berlawanan.

"Dari arah berlawanan melaju mobil pikap. Karena jaraknya sudah terlalu dekat, pengemudi pikap tidak bisa menghindar," sambung Anshori.

Mobil pikap warna hitam ini dikemudikan oleh M Iksan (33), asal  Waru, Kabupaten Sidoarjo.

Iksan berusaha menghindari  tabrakan, namun gagal karena posisi jatuh korban sudah terlalu dekat dengan mobilnya.

Iksan yang banting setir justru menabrak teras rumah warga, sebelum akhirnya berhenti. 

"Korban meninggal dunia di lokasi kejadian karena tertabrak pikap," tutur Anshori. 

Jenazah korban dievakuasi ke Instalasi Kedokteran Forensik dan Medikolegal (IKF) RSUD dr Iskak Tulungagung

Sementara AD dan Iksan diamankan polisi untuk dimintai keterangan.

Dua sepeda motor dan pikap yang terlibat kecelakaan dibawa ke Unit Penegakkan Hukum (Gakkum) Satlantas Polres Tulungagung.

"Kami masih melakukan penyelidikan dengan meminta keterangan para saksi," pungkas Anshori.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved