Berita Surabaya

Kembali Pimpin Peradi Surabaya, Hariyanto Bertekad Beri Bantuan Hukum ke Masyarakat Pencari Keadilan

Hariyanto terpilih lagi secara aklamasi sebagai ketua DPC Peradi Surabaya. Sebanyak 550 orang dari 2.071 anggota yang hadir dalam Muscab memilih Hariy

Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/SUGIHARTO
Ketua DPC Peradi Surabaya, Hariyanto SH. M HUM diangkat anggota usai terpilih untuk kedua kalinya dalam Musda yang digelar di Bumimoro Surabaya, Jumat (9/9/2022). Hariyanto terpilih secara aklamasi karena kepemimpinannya sebelumnya dinilai bagus dan layak untuk memimpin Peradi Surabaya lima tahun kedepan. 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Hariyanto terpilih lagi secara aklamasi sebagai ketua DPC Peradi Surabaya. Sebanyak 550 orang dari 2.071 anggota yang hadir dalam Muscab memilih Hariyanto untuk kembali memimpin Peradi Surabaya periode 2022-2027.

Dukungan para anggota ini tidak lepas dari keberhasilan Hariyanto dalam lima tahun mengurus organisasi profesi advokat ini pada periode pertama. Hariyanto berterima kasih kepada para anggotanya yang sudah mempercayainya.

"Sebanyak 800 anggota membuat surat dukungan dengan meminta saya menjadi ketua lagi. Amanah ini berat sekali tetapi saya akan berusaha menjalankannya," kata Hariyanto seusai Muscab DPC Peradi Surabaya di Graha Samudra Bumimoro kemarin.

Selama kepemimpinannya pada periode pertama, Peradi Surabaya telah dua kali meraih rekor MURI. Selain itu, dua kali rapat kerja nasional DPN Peradi pusat dilaksanakan di Surabaya.

Di periode kedua ini, Hariyanto akan memprioritaskan peningkatan kualitas profesi advokat melalui pendidikan secara berlanjut.

"Prioritas yang kedua, memberikan bantuan hukum kepada masyarakat pencari keadilan yang kurang mampu," ujarnya.

Baca juga: Gandeng Ibu-ibu PKK, Anggota Peradi Surabaya Bagikan Sembako ke Warga Kampung Terdampak Corona

Ketua Panitia Muscab Peradi Surabaya, Daniel Y. Lowu menambahkan, dalam muscab tersebut, Peradi juga memberikan penghargaan kepada tiga anggotanya.

Di antaranya, M. Sholeh yang mendapatkan penghargaan karena terobosan-terobosan hukum yang dibuatnya untuk masyarakat pencari keadilan.

Kemudian Sunarno Edy Wibowo karena perjuangannya meniti karir dari cleaning service hingga menjadi advokat bergelar profesor. Ketiga, Suhar Adi K karena sumbangsih dan pemikirannya untuk kemajuan DPC Peradi Surabaya.

Sholeh mengapresiasi pemberian penghargaan kepadanya dan dua anggota lain karena selama ini banyak advokat di daerah yang berjasa dalam dunia hukum tetapi tidak dikenal masyarakat.

"Award ini saya hadiahnya kepada bapak Trimoelja D. Soerjadi, advokat yang telah menginspirasi saya dari sebelum menjadi advokat hingga sekarang. Beliau ini dulu ketua Peradi tetapi namanya kurang dikenal," kata Sholeh.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved