Berita Surabaya

Komplotan Maling BBM Subsidi Dibongkar Polres Tanjung Perak dan Polda Jatim, Begini Modusnya

Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan Ditreskrimsus Polda Jatim berhasil membongkar komplotan pencurian bahan bakar minyak (BBM) subs

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM/LUHUR PAMBUDI
Saat Direktur Ditreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Farman menginterogasi 6 tersangka penyalahgunaan BBM subsidi bermodus truk tangki 'Kencing' 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Satreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya dan Ditreskrimsus Polda Jatim berhasil membongkar komplotan pencurian bahan bakar minyak (BBM) subsidi, di kawasan Jalan Perak Barat, Krembangan, Surabaya, Rabu (31/8/2022). 

Pelakunya, berjumlah enam orang. Dua orang di antaranya bertindak sebagai penadah sekaligus penjual ulang, yakni berinisial, MA (29), dan C (65). 

Empat di antaranya merupakan oknum sopir dan kernet truk tangki Pertamina yang bertugas melakukan pengiriman BBM subsidi di sejumlah SPBU kawasan Jatim, berinisial AM (29), SY (45), MN (37), dan AS (41). 

Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya AKP Arief Ryzki Wicaksana mengungkapkan, para pelaku mengambil pasokan BBM subsidi dari truk tangki tersebut dengan modus 'kencing'. 

Yakni, mengambil sebagian kecil pasokan solar dan pertalite subsidi di dalam truk tangki yang akan dikirim sesuai pesanan SPBU (delivery order). 

"6 tersangka. Pertalite, mereka modusnya kencing (curi langsung sadap saat perjalanan)," katanya, Jumat (9/9/2022). 

Para tersangka sopir dan kernet truk tangki pertamina, menjual sebagian muatannya yang berisi BBM bersubsidi tersebut kepada tersangka MA selaku penadah atau pembeli yang tidak berhak menerima membeli BBM bersubsidi tersebut tanpa seijin dari pihak Pertamina atau pihak Pemilik sesuai surat jalan DO. 

Modusnya, isi tangki yang berupa BBM jenis Solar dan Pertalite dikeluarkan dengan menggunakan alat hisap atau pendorong berupa pompa manual dan elektrik ke dalam beberapa jerigen yang sudah berada di atas bak mobil pickup Daihatsu Grand Max yang sudah disiapkan oleh tersangka MA.

Kemudian oleh tersangka MA, pasokan BBM bersubsidi hasil tersebut dibawah menuju tempat Pergudangan yang berada di Osowilangun, Surabaya. Lalu menjual kembali pasokan BBM subsidi hasil kencing tersebut, kepada tersangka C. 

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved