Berita Probolinggo

Sling Besi Putus, Jembatan Gantung di Probolinggo Ambruk saat Dilewati Banyak Siswa, Jatuh ke Sungai

Jembatan gantung yang menghubungkan Desa Kregenan, Kecamatan Kraksaan dengan Desa Pajarakan Kulon, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo ambruk,

Penulis: Danendra Kusuma | Editor: Ndaru Wijayanto
istimewa
Jembatan gantung penghubung desa yang ambruk saat dilintasi puluhan siswa SMPN 1 Pajarakan, Probolinggo, Jumat (9/9/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Danendra Kusuma

TRIBUNJATIM.COM, PROBOLINGGO - Jembatan gantung yang menghubungkan Desa Kregenan, Kecamatan Kraksaan dengan Desa Pajarakan Kulon, Kecamatan Pajarakan, Kabupaten Probolinggo ambruk, Jumat (9/9/2022) sekira pukul 08.00 WIB. 

Ketika peristiwa itu terjadi, puluhan siswa SMPN 1 Pajarakan kebetulan tengah melintas di jembatan yang berusia 20 tahun itu.

Tak pelak para siswa pun terjatuh ke sungai. Ketinggian jembatan sekitar 10 meter dari permukaan air sungai. 

Terungkap, konstruksi, usia hingga ukuran jembatan yang ambruk tersebut. 

Camat Pajarakan Rachmad Hidayanto mengatakan jembatan itu memiliki lebar sekitar 1,5 meter dan panjang 50-60 meter. 

Tiap harinya, warga memang aktif melintasi jembatan gantung itu. Karena jembatan gantung merupakan akses terdekat menuju ke Desa Kregenan maupun Desa Pajarakan Kulon. 

Baca juga: Ngeri, Puluhan Siswa SMPN 1 Pajarakan Jatuh ke Sungai usai Jembatan Gantung yang Dilewati Ambruk

"Sedangkan kedalaman sungai di bawah jembatan gantung tidak lebih dari 1 meter. Kondisi sungai dangkal karena musim kemarau. Untuk lebar sungai 40 meter," katanya. 

Sementara itu, Kapolsek Pajarakan, Iptu Eko Purwadi menyebut berdasar keterangan yang dihimpun jembatan itu berusia 20 tahun. 

Konstruksinya, tiang dan pijakan terbuat dari besi, serta dilengkapi sling besi. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved