Broom.id Mantapkan Langkah Jadi Teman Bisnis Showroom dengan Perkenalkan Susunan Manajemen Baru

Broom.id, perusahaan untuk ekosistem showroom mobil bekas memantapkan langkah jadi teman bisnis showroom dengan perkenalkan susunan manajemen baru.

Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
(Ki-Ka) Susunan Manajemen Broom.id yang terdiri atas Andreas Sutanto (CFO), Pungky Wibawa (CBO), Pandu Adi Laras (CEO), dan Claussen Sindhuwinata (COO), Kamis (8/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pertegas komitmen untuk berdayakan showroom mobil bekas dengan teknologi, Broom.id, perusahaan teknologi untuk ekosistem showroom mobil bekas di Indonesia resmi memperkenalkan jajaran manajemen baru, dengan menunjuk Claussen Sindhuwinata, mantan eksekutif di Gojek dan Uber, dengan pengalaman manajemen operasional lebih dari belasan tahun, sebagai Chief Operating Officer (COO) Broom.id.

Kehadiran Claussen Sindhuwinata juga menjadi bagian dari roadmap perusahaan untuk memperkukuh posisi perusahaan sebagai teman bisnis showroom, dengan menyediakan berbagai layanan komprehensif dari segi teknologi dan non teknologi, dalam meningkatkan skala bisnis showroom mobil bekas di Indonesia.

Broom.id didirikan tahun 2021 oleh para profesional berpengalaman di industri teknologi dan otomotif Tanah Air, Pandu Adi Laras (CEO), Pungky Wibawa (CBO) dan Andreas Sutanto (CFO).

Pandu Adi Laras adalah founding team perusahaan ride hailing global Uber di Indonesia serta mantan eksekutif perusahaan on-demand Gojek dan GoFleet, sementara Pungky Wibawa dan Andreas Sutanto adalah founder dari Bimmeroom, showroom BMW terbesar di Indonesia.

"Dengan kombinasi pengalaman tersebut, Broom.id berusaha menjawab masalah terbesar bagi pelaku bisnis showroom mobil bekas Tanah Air yang mayoritas masih bersifat tradisional. Terlebih, berdasarkan data internal perusahaan, sektor industri showroom yang mencakup lebih dari 40 ribu showroom di Indonesia terus bertumbuh, dengan potensi yang mencapai USD 52 miliar per tahunnya," ujar Co-Founder and CEO Broom.id, Pandu Adi Laras, Kamis (8/9/2022).

Pandu menjelaskan, sama halnya dengan UMKM dan warung tradisional di Indonesia, showroom mobil bekas memegang peran penting dalam perputaran ekonomi secara informal, terlebih di tengah situasi ekonomi saat ini.

Bahkan, Broom.id telah bekerja sama dengan lebih dari 3,000 showroom di Jabodetabek dengan memberikan berbagai layanan seperti penjualan sementara stok mobil ke Broom.id untuk dapat dibeli kembali oleh showroom (buyback), marketplace eksklusif showroom, dan program komunitas.

"Ke depan, Kami telah mempersiapkan roadmap Broom.id sebagai ekosistem teknologi paling komprehensif bagi industri showroom UMKM mobil bekas di Tanah Air, mulai dari pengembangan teknologi untuk memberikan pelayanan platform digital terintegrasi dengan berbagai fitur dan produk menarik, meningkatkan pengetahuan pelaku showroom UMKM mobil bekas dengan berbagai program literasi teknologi dan keuangan, hingga meningkatkan kapasitas sumber daya manusia internal, dan penunjukan manajemen yang berpengalaman," imbuhnya.

Dikatakan pula, bergabung dengan Broom.id pada Agustus 2022, Claussen terakhir menjabat sebagai Senior Vice President Operations di perusahaan on-demand Gojek dengan karier lebih dari empat tahun, di mana Claussen mengepalai urusan driver dari GoRide dan GoCar.

Sebelumnya, Claussen juga berkarier di perusahaan ride hailing global Uber selama empat tahun, dengan jabatan terakhir sebagai Head of Strategic Projects and Strike Team di Indonesia dengan fokus pada berbagai proyek internal strategis dalam operasional sehari-hari dalam mendukung keberlanjutan perusahaan.

Sementara itu, Claussen mengungkapkan rasa senangnya setelah bergabung dengan Broom.id.

“Saya sangat senang dapat bergabung bersama Broom.id, serta dapat berkolaborasi bersama Pandu, Pungky, Andreas serta ratusan talenta berbakat lainnya dari industri teknologi dan otomotif. Tak hanya dari manajemen yang berpengalaman di bidangnya dan juga model bisnis yang unik, saya melihat ambisi jangka panjang dari perusahaan dalam memberdayakan industri showroom UMKM mobil bekas yang selama ini operasionalnya belum banyak tersentuh teknologi di Indonesia,” ujar Claussen Sindhuwinata yang kini menjadi COO Broom.id.

Claussen menambahkan, peran teknologi dan misi dampak sosial harus menjadi satu kesatuan agar para showroom UMKM mobil bekas dapat memaksimalkan setiap kesempatan menjadi sebuah peluang bisnis.

“Hampir mayoritas showroom UMKM mobil bekas yang Broom.id temui memiliki masalah yang sama, yakni akses terhadap inventory penjualan baru maupun turnover transaksi jual beli yang rendah atau stok yang menumpuk. Di sisi lain, pengelolaan bisnis mereka masih dilakukan secara tradisional. Hal ini membuat mereka tidak memiliki fleksibilitas dari sisi cash flow serta menyulitkan mereka untuk mengembangkan bisnisnya menjadi lebih besar lagi. Untuk itu, kami akan terus mempertegas komitmen kami sebagai teman bisnis showroom, kami akan memberikan berbagai solusi teknologi dan layanan yang paling cocok bagi mereka, agar mereka dapat terus berkembang bersama kami," kata Claussen.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Kumpulan berita seputar Surabaya

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved