Berita Kabupaten Kediri

Mas Dhito Siapkan Perbup Baznas, Akan Ada Unit Pengumpul Zakat di Tiap SKPD di Kediri

Bupati Mas Dhito menyiapkan Perbup Baznas, akan dibentuk unit pengumpul zakat di setiap SKPD di Kabupaten Kediri.

Penulis: Melia Luthfi Husnika | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana menyiapkan peraturan bupati (Perbup) guna mendukung Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kediri dalam mengoptimalkan pengumpulan dana zakat, Jumat (9/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luthfi Husnika

TRIBUNJATIM.COM, KEDIRI - Guna mendukung Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Kediri dalam mengoptimalkan pengumpulan dana zakat, Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana menyiapkan peraturan bupati (Perbup).

Mas Dhito, sapaan akrab Hanindhito Himawan Pramana menyampaikan, produk hukum yang keluar dari Pemerintah Kabupaten Kediri itu diharapkan bisa mengakomodir kebutuhan Baznas

"Saya minta tidak keluar dari bulan ini (September) Perbup sudah keluar," kata Mas Dhito, Jumat (9/9/2022).

Penyusunan Perbup terkait Baznas itu, menurut Mas Dhito, tetap memperhatikan kaidah dalam ajaran agama.

Untuk itu, dalam proses perancangan, pihaknya berharap ada komunikasi antara Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kabupaten Kediri dengan Baznas

Dalam Perbup itu di antaranya akan mengatur terkait pembentukan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) maupun penyalurannya. UPZ akan dibentuk di tiap satuan kerja perangkat daerah (SKPD), kecamatan bahkan bisa sampai ke tingkat desa.

Sambil menunggu proses penyusunan Perbup selesai, Mas Dhito meminta dilakukan kegiatan sosialisasi dengan diawali dari tingkat SKPD dan kecamatan. Adanya UPZ di lingkungan pemerintahan akan mengoptimalkan perolehan zakat, terutama dari kalangan aparatur sipil negara (ASN).

"Jumlah ASN kita yang ada di 8.800-an tentu akan memberikan dana yang nantinya bisa dirasakan masyarakat," ungkapnya.

Ketua Baznas Kabupaten Kediri, HM Iffatul Lathoif mengakui penerimaan zakat, infaq dan shodaqoh (ZIS) Baznas Kabupaten Kediri masih minim. Dia berharap potensi yang dimiliki Kabupaten Kediri dengan jumlah ASN yang hampir 9.000 itu dapat berpatisipasi dalam ZIS.

Pihaknya mengaku sebelumnya telah melakukan pertemuan dengan Baznas Jawa Timur. Disampaikan, Baznas Jawa Timur mengapresiasi langkah yang dilakukan Kabupaten Kediri dengan rencana pengeluaran Perbup terkait Baznas

"Baznas provinsi siap membantu sosialisasi terkait pentingnya peran serta ASN untuk membantu meningkatkan daya partisipasi dalam pengumpulan zakat, infaq maupun shodaqoh," ungkapnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Kumpulan berita seputar Kediri

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved