Berita Pasuruan

Cegah Jeep Bromo Masuk Jurang Lagi, Polisi Cek Kesehatan Kendaraan dan Beri Edukasi Pengemudi

Satlantas Polres Pasuruan melakukan pengecekan angkutan wisata, Jeep Bromo yang ada di parkiran di Pendopo Wonokitri, Kecamatan Tosari, Pasuruann

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Galih Lintartika
Kasatlantas Polres Pasuruan AKP Yudhi Anugrah Putra saat memimpin pengecekan Jeep Bromo untuk mengantisipasi kecelakaan laka lantas angkutan wisata Bromo masuk jurang. 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Galih Lintartika

TRIBUNJATIM.COM, PASURUAN - Satlantas Polres Pasuruan melakukan pengecekan angkutan wisata, Jeep Bromo yang ada di parkiran di Pendopo Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan, Selasa (13/9/2022) siang.

Hal ini adalah tindak lanjut kecelakaan Jeep Bromo yang mengangkut wisatawan akhir pekan kemarin, dan terperosok masuk jurang dengan kedalaman kurang lebih 200 meter. Dua orang tewas dalam insiden itu.

Pengecekan ini dilakukan sebagai upaya untuk meminimalisir kecelakaan laka lantas yang melibatkan jeep bromo yang sedang mengangkut wisatawan Gunung Bromo, apalagi sampai ada korban jiwa.

Tidak hanya itu, Korps Bhayangkara juga memberikan edukasi ke para pengemudi Jeep Bromo untuk selalu memperhatikan kesehatan kendaraannya dan mematuhi peraturan lalu lintas yang sudah ditetapkan.

Dalam pengecekan ini, polisi bersama Auto 2000, Dinas Perhubungan mengecek beberapa kepemilikan surat berkendara mulai SIM, STNK, hingga pengecekan kesehatan jeep yang digunakan mengangkut wisatawan ini.

Baca juga: Detik-detik Jeep Wisatawan Bromo Masuk Jurang Kedalaman 200 Meter, Dua Orang Tewas

Kasatlantas Polres Pasuruan AKP Yudhi Anugrah Putra mengatakan, pihaknya bersama forum lalu lintas angkutan jalan melakukan pengecekan untuk menindaklanjuti laka lantas jeep masuk jurang kemarin.

Disampaikan dia, dalam pemeriksaan ini, pihaknya menemukan beberapa fakta. 80 persen kendaraan yang diperiksa hari ini sudah dilengkapi dengan surat kepemilikan dan tertib membayar pajak.

Total ada 54 kendaraan, atau Jeep Bromo yang menjalani pemeriksaan hari ini. Ada 70 persen pengemudi yang memiliki SIM dalam kondisi hidup. Sisanya ada yang tidak punya dan masa aktifnya mati.

"Ini kami himbau para pengemudi untuk segera melakukan pengurusan perpanjang SIM dan membayar pajak rutin. Allhamdulillah, sudah sebagian yang tertib, yang belum tertib kami minta segera untuk tertib," katanya.

Dalam pengecekan kesehatan dan fungsi keselamatan dari kendaraan, kata Kasat, petugas menemukan beberapa fakta yang menarik. Mayoritas kendaraan jeep ini perlu dicek kesehatannya secara berkala.

Disampaikan dia, 50 persen dari 54 kendaraan tidak memiliki lampu kabut. Itu membahayakan karena kondisi Gunung Bromo sering berkabut. 30 persen jeep , kondisi bannya sudah tipis.

Di sisi lali, lanjut Kasat, kondisi kaki - kaki jeep 50 persen kendaraan tidak baik, ini perlu segera perbaikan ke bengkel. Tidak ada segitiga pengaman hampir di semua jeep, padahal sekalipun sepele itu hal yang sangat penting.

Tak hanya itu, petugas juga menemukan 60 persen minyak rem kurang di semua jeep yang diperiksa hari ini. Tidak ada kotak P3K untuk keadaan darurat, dan hampir 50 persen jeep mengalami kebocoran power steering.

"Itu sudah kami catat, dan kami minta pengemudi dan pemilik jeep Bromo ini untuk segera pergi ke bengkel dan memperbaiki kondisi mobilnya agar sehat dan layak jalan digunakan untuk mengangkut wisatawan," paparnya.

Kasat menegaskan, dalam laka lantas jeep Bromo masuk jurang kemarin, dari hasil penyelidikan dan penyidikan tidak ada bekas rem. Artinya, tidak ada upaya pengereman sebelum kecelakaan itu terjadi.

"Dari hasil keterangan korban selamat, sebelum berangkat kondisi jeep memang kurang fit. Jadi kami himbau, sebelum jalan, dipastikan dulu mobilnya dalam keadaan sehat sehingga tidak membahayakan," jelasnya.

Kasat juga meminta semua pengemudi atau pemilik jeep Bromo untuk rutin melakukan pengecekan kesehatan mesin dan fungsi keselamatannya. Hal itu dilakukan secara berkala untuk mengontrol kondisi kendaraan.


Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved