Honda DBL with KFC 2022

Honda DBL with KFC 2022, Cheetah Menangi Drama Overtime

Sengit sampai akhir. Itulah atmosfer laga do or die memperebutkan tiket Big Eight antara Sixteen (sebutan SMAN 16 Surabaya) melawan Cheetah

Editor: Januar
Istimewa/ TribunJatim.com
NGOTOT: Guard SMA Cita Hati East Surabaya Ingvar Rusli (8) dalam kepungan penjagaan pemain SMAN 16 Surabaya pada babak 16 Besar Honda DBL with KFC 2022 Seri Surabaya di DBL Arena, Selasa (13/9). 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Sengit sampai akhir. Itulah atmosfer laga do or die memperebutkan tiket Big Eight antara Sixteen (sebutan SMAN 16 Surabaya) melawan Cheetah (julukan SMA Cita Hati East Surabaya).

Pemenang laga yang berlangsung di DBL Arena, Selasa (13/9/2022) ini, harus ditentukan hingga overtime alias babak tambahan.

Kedua sekolah saling menunjukkan kemampuan terbaiknya di lapangan.

Sixteen awalnya mampu ungguli Cheetah hampir sepanjang empat kuarter. Sebaliknya Cheetah yang tertinggal tetap bermain dengan ritme mereka.

Hasilnya Brian Robinson, pemain Cheetah dengan nomor jersey 15 mampu memaksa laga berlanjut ke overtime. Skor sama kuat, 36-36.

Pada overtime, Cheetah giliran yang menekan Sixteen. Cheetah mampu menyudahi perlawanan Sixteen dengan skor akhir 48-38 lewat overtime.

Baca juga: Honda DBL with KFC 2022 Seri Surabaya, Sekuel Derby SMA Komplek

“Wow banget, saya menikmati banget pertandingan tadi, Puji Tuhan kami dikasih kemenangan hari ini,” kata pelatih Cheetah, Ernest Koswara.

Presentase tembakan gratis mereka menyentuh angka 64 persen. Dari 28 percobaan Cheetah mampu memasukkan 18. Tidak hanya mampu mendulang poin dari garis free throw, Cheetah juga perkasa dalam hal rebound. Eugine Theo kapten dari Cheetah bahkan mampu menorehkan 15 rebound pada laga ini.

Pada laga selanjutnya di Big Eight, Cheetah akan menghadapi juara bertahan Honda DBL with KFC tiga edisi terakhir, SMA St. Louis 1 Surabaya.

Sinlui Kerepotan Ladeni Gloria 1

Tiket lolos Big Eight berhasil direbut tim putra Sinlui (SMA St Louis 1 Surabaya). Namun, harus diraih dengan susah payah. Sebab, SMA Gloria 1 Surabaya yang mereka hadapi pada Sweet Sixteen alias Babak 16 Besar di DBL Arena, Selasa malam (13/9), memberi perlawanan sengit hingga detik-detik akhir.

Laga big match yang menyedot perhatian secara offline maupun online ini akhirnya dimenangkan oleh Sinlui dengan skor tipis, 47-46.

Sinlui sempat unggul nyaman pada dua kuarter awal. Hingga saat break jeda halftime, mereka memimpin 21-9. Menginjak kuarter ketiga dan keeempat, Gloria 1 tampil meledak. Pelahan-lahan mengejar ketertinggalan.

Hingga ketika kuarter keempat tersisa 12 detik, mereka berhasil memangkas selisih hanya 1 poin lewat free throw Richie Bertrand Linardi.

Gloria 1 memiliki peluang untuk membalikkan kedudukan pada buzzer time, melalui tembakan Kennie Elbert Kristanto. Namun, gagal masuk. Sehingga Sinlui yang keluar sebagai pemenangnya.


Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved