Berita Surabaya

Komisi B Desak Percepatan Capaian Target Pajak, Tunggakan Pajak Reklame di Surabaya Rp 500 Juta

Rendahnya capaian pendapatan pajak Kota Surabaya jadi sorotan DPRD Kota Surabaya. Dari target pendapatan pajak Rp 4,7 triliun, baru tercapai 52 persen

Penulis: Nuraini Faiq | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Nuraini Faiq
Sekretaris Komisi B DPRD Kota Surabaya Mahfudz 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Nuraini Faiq

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Rendahnya capaian pendapatan pajak Kota Surabaya menjadi sorotan DPRD Kota Surabaya. Dari target pendapatan pajak Rp 4,7 triliun, baru tercapai 52 persen.

Komisi B DPRD Kota Surabaya mendorong Badan Pendapatan Daerah Kota Surabaya untuk terus meningkatkan potensi pajak yang belum tercapai.

Salah satunya optimalisasi penanganan pajak reklame, sehingga menjelang akhir tahun ini target pendapatan pajak Rp 4,7 triliun bisa dicapai.

Komisi B DPRD Surabaya khusus menggelar rapat terkait percepatan pencapaian target pajak di kota ini. Sekretaris Komisi B Mahfudz mengatakan, saat ini masih ada pajak reklame yang belum terbayarkan.

Bahkan ia mengaku mendapatkan keterangan, pajak reklame yang menunggak mencapai Rp 500 juta, yang berasal dari 52 papan reklame yang tersebar di tiga titik yakni di Jalan Wonokromo, Jalan Ahmad Yani dan Embong Malang.

"Faktanya pajak reklame masih ada yang belum terbayar. Jangan sampai ada kebocoran pajak," kata Mahfudz, Selasa (13/9/2022).

Baca juga: Pemasangan Tapping Box untuk Cegah Kebocoran Pajak Restoran dan Cafe di Lumajang Terancam Molor

Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini mengatakan, apabila ada relaksasi yang saat ini dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya, itu sangat tidak mungkin karena kondisi pandemi covid 19 di Surabaya sudah berangsur normal.

"Ya kalau dua tahun relaksasi, memang betul. Tapi kalau sekarang sangat gak mungkin. Karena sudah kembali normal," tuturnya.

Oleh karena itu, dia meminta Badan Pendapatan Daerah segera menertibkan reklame yang menunggak pembayaran. "Bila perlu ya diturunkan saja reklamenya," tegasnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved