Berita Surabaya

Kunjungi KI, Kemenkumham Jatim Komitmen Beri Layanan Informasi yang Cepat, Mudah dan Berbiaya Rendah

Kanwil Kemenkumham Jatim berkomitmen untuk memberikan layanan kepada masyarakat guna memenuhi kebutuhan informasi publik. 

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM/istimewa
Saat Ketua Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kanwil Kemenkumham Jatim yang juga Kadiv Administrasi Indah Rahayuningsih saat bertemu langsung dengan Ketua Komisi Informasi (KI) Provinsi Jatim Imadoeddin, di Kantor KI Provinsi Jatim, Jalan Bandilan 2 & 4, Kendungrejo, Waru, Sidoarjo, Selasa (13/9/2022) 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SIDOARJO - Kanwil Kemenkumham Jatim berkomitmen untuk memberikan layanan kepada masyarakat guna memenuhi kebutuhan informasi publik. 

Salah satu upaya nyata adalah dengan menggandeng Komisi Informasi (KI) Provinsi Jatim dalam menjalankan tugas dan fungsi.
 
Sinergitas antar dua instansi pelat merah itu mulai terjalin berkat kunjungan Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) Kanwil Kemenkumham Jatim ke KI Jatim. 

Ketua PPID yang juga Kadiv Administrasi Indah Rahayuningsih disambut langsung Ketua KI Jatim Imadoeddin.
 
Pertemuan yang bertempat di lobby kantor yang berlamat di Jalan Bandilan 2 & 4, Kendungrejo, Waru, Sidoarjo itu, berlangsung gayeng.
 
“Kami berharap bisa terjalin komunikasi yang baik, sehingga KI Jatim bisa memberikan penilaian dan evaluasi atas pelayanan informasi publik yang kami berikan,” ujar Indah, Selasa (13/9/2022). 
 
Perempuan asli Semarang itu menjelaskan, pihaknya mulai memberikan perhatian terhadap pelayanan informasi yang dibutuhkan publik. 

Mengingat di Jawa Timur, hingga akhir Agustus jumlah permohonan informasi maupun pengaduan dari masyarakat sudah mencapai 1.367 permohonan. 
 
Masyarakat banyak memanfaatkan aplikasi WhatsApp (WA). Terbukti, sebanyak 1.065 orang menfaatkan aplikasi besutan Meta itu untuk mengajukan permohonan informasi.

Selanjutnya ada Instagram (IG) dengan 175 permohonan, Surat elektronik dengan 115 permohonan dan Aplikasi SPAN-LAPOR dengan 12 permohonan.
 
“Sejauh ini pengelolaan pelayanan informasi publik di jajaran kami telah menerapkan prinsip cepat, mudah dan berbiaya rendah,” jelas Indah.
 
Meski begitu, Indah berharap ada peran KI Jatim sebagai pihak eksternal yang berwenang melakukan monitoring dan evaluasi terhadap pelayanan informasi yang dilakukan pihaknya. 


Sehingga, bisa memberikan feedback untuk menciptakan layanan informasi publik yang lebih baik lagi.
 
“Kami mengundang bapak Imadoeddin dan jajaran, monggo datang ke kantor kami untuk memberikan evaluasi atas pelayanan yang kami berikan,” ajaknya.
 
Sementara itu, Ketua KI Jatim Imadoeddin, berharap jajaran Kanwil Kemenkumham Jatim terus memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat. 

Dia juga berharap, tidak ada pelayanan informasi yang berakhir di Majelis Komisioner KI Jatim.
 
“Kami sangat mengapresiasi upaya sinergi dan kolaborasi dari Kanwil Kemenkumham Jatim, semoga ke depan bisa terjalin dengan baik,” ujar pria yang akrab disapa Imad itu.
 
Imad berpesan agar dalam memberikan pelayanan informasi publik, Kanwil Kemenkumham Jatim tetap berpegang pada UU Nomor 14 Tahun 2008 Terkait Keterbukaan Informasi Publik (KIP). 

Begitu juga agar terus berinovasi dalam memberikan pelayanan.
 
“Kami berharap inovasi terus diciptakan, agar masyarakat semakin mudah dalam mengakses informasi publik yang dibutuhkan,” tuturnya.
 
Pertemuan diakhiri dengan peninjauan ruang sidang sengketa informasi. 

Imad menjelaskan bahwa sepanjang 2022 ini ada sekitar 200 kasus sengketa informasi yang ditangani pihaknya.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved