Berita Jatim

Kerahkan Sayap Partai, Gerindra Jatim Incar Suara Perempuan untuk Pemilu 2024

Perempuan Indonesia Raya (PIRA) Jawa Timur menargetkan dapat melahirkan banyak srikandi politik untuk Pemilu 2024.

Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Yusron Naufal Putra
Suasana Rakorda PD Perempuan Indonesia Raya (PIRA) Jawa Timur dan Penyerahan SK pengurus PC PIRA se Jawa Timur 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Perempuan Indonesia Raya (PIRA) Jawa Timur menargetkan dapat melahirkan banyak srikandi politik untuk Pemilu 2024.

Organisasi sayap Gerindra Jatim ini juga memastikan akan turut all out dalam upaya pemenangan partai serta Prabowo Subianto di Pilpres 2024.

Ketua PD PIRA Jatim, Yayuk Padmi Rahayu mengatakan pihaknya bertekad untuk terus melakukan pemberdayaan dan peningkatan SDM kaum wanita di berbagai bidang. Tak hanya berdaya di sisi politik, melainkan juga sektor ekonomi, sosial, budaya hingga kesehatan.

"Kader PIRA di Jawa Timur dari 38 Kabupaten/kota jumlahnya kurang lebih 20 ribu kader," kata Yayuk kepada wartawan disela kegiatan Rakorda PD PIRA Jatim dan penyerahan SK pengurus PC PIRA se Jawa Timur, Kamis (15/9/2022).

Baca juga: Gerindra Jatim Dorong Pengentasan Masalah Stunting pada Anak, Anwar Sadad: Ini Jadi Prioritas

Menurut Yayuk, dengan penguatan kepengurusan organisasi tersebut hingga tingkat bawah pihaknya yakin dapat menjadikan kekuatan luar biasa termasuk untuk Partai Gerindra. Melalui forum Rakorda tersebut, Yayuk mengungkapkan pihaknya bakal memformulasikan langkah lanjutan untuk penguatan organisasi.

"PIRA adalah garda terdepan pemenangan Gerindra dan Pak Prabowo sebagai Presiden tahun 2024 dan Pilgubnya adalah Gus Anwar Sadad (Ketua DPD Partai Gerindra Jatim)," ucap Yayuk.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Gerindra Jatim Anwar Sadad menaruh harapan besar pada organisasi PIRA. Sebab, hal ini menunjukkan kesiapan menyongsong tahun Pemilu 2024. "Kita berharap keberadaan PIRA sampai tingkat paling bawah melakukan pendekatan ala kaum perempuan," kata Sadad.

Banyak isu yang bisa dikawal oleh PIRA utamanya berkaitan langsung dengan masyarakat. "Misalnya isu mengenai stunting, kemiskinan, kesehatan, KDRT bahkan PIRA juga sudah punya lembaga konsultan hukum untuk kekerasan dalam rumah tangga," lanjutnya.

Disisi lain, Sadad menegaskan komitmen pihaknya untuk mendorong lahirnya banyak srikandi politik. Tak sekedar jadi pelengkap keterwakilan perempuan, namun ditargetkan dapat mengisi sejumlah posisi misalnya sukses lolos ke parlemen.

"Saya berambisi, 30 persen keterwakilan perempuan itu bukan hanya di daftar caleg saja. Tapi juga termasuk legislator yang terpilihnya, 30 persen juga dari kaum perempuan," ungkap Wakil Ketua DPRD Jatim.
---


Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved