Berita Kabupaten Mojokerto

Pencarian Mahasiswa Hilang di Bukit Krapyak Mojokerto Difokuskan di Putuk Puyang, Ada Rekaman Korban

Pencarian mahasiswa hilang di Bukit Krapyak Mojokerto difokuskan di Putuk Puyang, korban terekam berjalan dengan wajah datar di Petilasan Brawijaya.

Penulis: Mohammad Romadoni | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Mohammad Romadoni
Pencarian mahasiswa hilang di Bukit Krapyak Mojokerto difokuskan di Putuk Puyang, korban terekam berjalan dengan wajah datar di Petilasan Brawijaya. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mohammad Romadoni

TRIBUNJATIM.COM, MOJOKERTO - Di hari keenam pencarian, mahasiswa bernama Raffi Dimas Baddar (20) yang hilang saat berwisata di kawasan Wisata Bukit Krapyak, Desa Padusan, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, belum ditemukan.

Pencarian skala besar yang melibatkan Tim SAR gabungan Basarnas kurang lebih 85 orang dari 39 potensi SAR hingga Jumat (16/9/2022) sore, tidak menemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Komandan Tim Basarnas Surabaya, Octavino menjelaskan, pencarian orang hilang di Bukit Krapyak di hari keenam ini masih nihil.

"Hari ini masih nihil, belum ada tanda-tanda keberadaan korban," ujarnya saat ditemui di Posko Air Grenjengan, Pacet, Mojokerto, Jumat (16/9/2022).

Octavino menjelaskan, radius pencarian korban diperluas sehingga menambah dari tiga Sru (Search and Rescue Unit) menjadi lima Sru dengan 85 personel. 

Sedangkan, pencarian korban difokuskan di kawasan Putuk Puyang kurang lebih seluas 2,32 kilometer persegi dengan jarak tempuh sekitar 45 menit hingga satu jam dari Camping Ground petak 24-C Bukit Krapyak. Kemudian titik pencarian di Pusung Bokor, Gunung Pundak menuju Puncak Puyang. 

"Kita tambah menjadi lima Sru yakni Sru 1-4 melakukan pencarian di Pusung Bogor dan Sru 5 mencari dari Pos 1 Gunung Pundak ke Putuk Puyang. Sedangkan titik berkumpul Sru di Putuk Puyang," jelasnya.

Radius pencarian korban hilang di Bukit Krapyak diperluas dari dua kilometer menjadi empat kilometer.

"Pencarian hari ini kita maksimalkan dari Posko Grenjengan dan Pusung Bogor menuju Putuk Puyang sekitar empat kilometer," ucapnya.

Baca juga: Kemah di Bukit Krapyak Mojokerto, Seorang Mahasiswa Hilang Misterius, Pencarian Fokus di 8 Titik

Menurut dia, pencarian difokuskan di Putuk Puyang lantaran ada informasi terkait keberadaan terakhir korban yang terlihat di kawasan Petilasan Brawijaya.

"Pencarian menyusuri jalan setapak tadi ada anggota yang mendapat video keberadaan korban terakhir di sekitar jalur Petilasan Brawijaya. Informasinya ada orang camping tidak sengaja merekam korban berjalan dan sempat menawari kopi, namun korban terus berjalan dengan wajah datar dan video itu direkam pada Minggu (11/9/2022) pukul 06.00 WIB," pungkasnya.

Sebelumnya, Raffi Dimas Baddar (20) mahasiswa semester 3 Fakultas Teknik Mesin Universitas Wijaya Putra, Benowo, Surabaya, dinyatakan hilang di Bukit Krapyak, pada Minggu (11/9/2022) sekitar pukul 10.30 WIB.

Sebelumnya, pencarian korban difokuskan di delapan titik, yakni lokasi kemah di petak 24 tepatnya di samping kanan Makam Sunan Pangkat Bukit Krapyak menuju Sengon Doyong, Watu Klanceng, Watu Bis, Kedung Modang, Gua Cina, Sumber Luwak, Posung Truno dan Putuk Puyang.  
 
Berdasarkan informasi yang diperoleh Dimas sempat terekam kamera pendaki lain saat berada di jalan setapak Petilasan Brawijaya mengarah ke Putuk Puyang, pada Minggu sekitar pukul 06.00 WIB.

Saat itu korban mengenakan jaket hitam dengan kerah putih, celana olahraga berwarna gelap, tas selempang, serta membawa handphone. Sedangkan, peralatan dan tas korban berada di dalam denda.

Hingga berita ini diunggah, Dimas belum ditemukan.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Kumpulan berita seputar Mojokerto

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved