Berita Malang

Harga BBM Naik, PHRI Malang Belum Berencana Naikkan Harga Kamar Hotel dan Mamin Restoran

Meski harga BBM telah naik, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Malang belum berencana menaikkan harga sewa kamar hotel

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Willy Abraham
Ilustrasi kenaikan harga BBM belum disikapi oleh PHRI Malang 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Meski harga BBM telah naik, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kota Malang belum berencana menaikkan harga sewa kamar hotel dan menu makanan minuman restoran.

Ketua PHRI Kota Malang, Agoes Basoeki mengatakan, saat ini dampak kenaikkan harga BBM belum dirasakan seluruh hotel dan restoran.

Namun, untuk tempat penginapan kelas bawah dan beberapa restoran mulai terasa dengan adanya dampak kenaikan harga BBM terutama dalam layanan makanan serta minuman.

"Terutama di sektor food and beverage, karena biasanya kenaikan harga BBM dampaknya ke kebutuhan pokok yang ikut naik juga biaya operasional mereka mulai terlihat bertambah," ujarnya, Minggu (18/9/2022).

Namun ia mengungkapkan, saat ini manajemen hotel rata-rata belum berani menaikkan harga sewa kamar. Pasalnya, dikhawatirkan nantinya malah akan berpotensi kehilangan tamu.

Dan saat ini, harga sewa kamar pun rata-rata juga masih belum standar seperti sebelum pandemi Covid-19.

"Misal harga sewa kamar deluxe per malam seharusnya Rp 1,8 juta tapi masih dijual Rp 1,2 juta. Hal itu dilakukan, karena kami masih melihat situasi dan kondisi persaingan yang ada,"

"Selain itu, okupansi kamar-kamar hotel saat akhir pekan juga rata-rata terisi hingga 70 persen. Ditambah dengan kegiatan meeting, baik dari pemerintahan ataupun perusahaan, mereka juga sekalian menginap dengan paket harga yang telah disediakan," bebernya.

Lebih lanjut, dirinya juga menyampaikan bahwa para manajemen hotel dan restoran yang tergabung dalam PHRI Kota Malang belum melakukan pertemuan membahas soal dampak kenaikan harga BBM.

Baca juga: Kenaikan Harga BBM Membuat Peminat Motor Listrik di Surabaya Meningkat

Namun, para manajemen berencana melakukan budgeting atau penghitungan biaya operasional ulang.

"Kalau menaikkan sekarang belum, khawatirnya kami malah tidak ada tamu. Kalau menetapkan kenaikan harga, juga menunggu dan menyesuaikan dengan penetapan UMK dari pemerintah tentunya," pungkasnya.

 

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    Tribun JualBeli
    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved