Berita Blitar

Pengedar Sabu di Blitar Bikin Polisi Geleng-geleng, Digerebek Malah Pura-pura Makan Mie Kremes

Penangkapan terhadap Rizki (17), pengedar sabu-sabu dan pil koplo, yang berlangsung di dekat Candi Prambanan, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, Min

Penulis: Imam Taufiq | Editor: Ndaru Wijayanto
Kolase Trbinjatim.com/Megapolitan Kompas
Ilustrasi penangkapan tersangka kasus sabu-sabu di Blitar yang saat digrebek malah pura-pura makan mie kremes 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Imam Taufiq

TRIBUNJATIM.COM, BLITAR - Penangkapan terhadap Rizki (17), pengedar sabu-sabu dan pil koplo, yang berlangsung di dekat Candi Prambanan, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, Minggu (18/9) malam kemarin, membuat petugas yang menangkapnya geleng-geleng kepala.

Betapa tidak, pria asal Desa Dawung, Kecamatan Ringinrejo, Kediri ini saat akan ditangkap, malah dengan santai mengeluarkan bungkus jajan dan memakan isinya, mie kremes.

Namun, tidak diduganya, itu hanya trik cerdik pelaku. Untungnya, petugas juga tak kalah cerdik. Sebab, sabu-sabu dan pil koplo yang dibawanya itu bukan disembunyikan dalam saku pakaiannya.

Namun, itu disembunyikan dalam bungkus mie kremes. Saat didatangi petugas, mie kering yang rasanya pedas itu, ia makan sehingga jika petugas tak jeli, ia bisa lolos karena tak ditemukan barang-buktinya.

"Iya, begitu itu. Untungnya, anggota kita cukup jeli sehingga berhasil menemukannya," ujar AKP Rokani, Kasat Narkoba Polres Blitar, Senin (19/9).

Meski barang yang disita darinya tak begitu banyak namun proses penangkapan terhadap pria yang masih lajang ini sempat membuat petugas memutar otak.

Baca juga: Periksa Sopir Truk di Tuban, Polisi Dibuat Geleng-geleng dengan Barang yang Ditemukan di Kantong

Sebab, ia bukan tiap hari ke Blitar, dan hanya menunggu ada orang pesan barang, terutama yang dikenalnya, seperti pelanggannya.

"Yang kami amankan sabu-sabu sebanyak 0,75 gram dan pil dobel L sebanyak 101 butir," ungkapnya.
Menurutnya, penangkapan terhadap dia itu setelah petugas mengamankan seseorang, yang mengaku membeli barang pada Rizki.

Namun, ia mengaku tak kenal baik dengan Rizki karena hanya saat sekali bertemu saat beli barang, sehingga tak tahu siapa Rizki itu dan di mana rumahnya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved