Berita Terpopuler

BERITA TERPOPULER JATIM: Suarakan Penolakan Kenaikan Harga BBM - Harga Tembakau di Tulungagung Turun

3 Berita terpopuler Jatim hari ini, Selasa (20/9/2022). Suarakan penolakan kenaikan harga BBM hingga harga tembakau di Tulungagung turun.

TribunJatim.com/Luhur Pambudi
Berita terpopuler Jatim hari ini, Selasa (20/9/2022). Suarakan penolakan kenaikan harga BBM hingga harga tembakau di Tulungagung turun. 

2. Meski Harga BBM Naik, Jasa Penyeberangan di Bengawan Solo Lamongan Tak Naikkan Tarif Penumpang

Warga Lamongan memanfaatkan jasa penyeberangan perahu di Sungai Bengawan Solo, Minggu (18/9/2022).
Warga Lamongan memanfaatkan jasa penyeberangan perahu di Sungai Bengawan Solo, Minggu (18/9/2022). (Tribun Jatim Network/Hanif Manshuri)

Meski harga BBM naik, namun jasa penyeberangan di Bengawan Solo yang ada di Lamongan tak menaikkan ongkos penyeberangan.

Di Lamongan, masih banyak warga yang memanfaatkan jasa penyeberangan perahu untuk menuju dan kembali ke tempat tujuan. 

Sebab jika warga yang dekat di desa itu memilih melintas ke jembatan, butuh waktu dan jaraknya cukup jauh, sekitar 4,5 kilometer.

Baca juga: Kenaikan Harga BBM Diikuti Melonjaknya Harga Komoditas di Pasar Tradisional Sampang

Baca juga: Cara Kreatif Wali Kota Madiun Bantu Warga Terdampak Harga BBM Naik, Inisiasi Warung Tekan Inflasi

Pilihannya adalah tetap memanfaatkan jasa penyeberangan angkutan perahu.

Seperti jasa penyeberangan di Desa Pangean, Kecamatan Maduran, Lamongan, menuju Desa Bulutigo Kecamatan Laren, Lamongan. Jasa penyeberangan di tempat ini masih eksis.

Hasan (40) mengaku sudah puluhan tahun melayani jasa penyeberangan dengan menggunakan perahu yang dijalankan dengan mesin diesel, berbahan bakar Solar.

Baca Selengkapnya

3. Harga Tembakau di Tulungagung Turun, Banyak Peralihan Lahan Gara-gara Serangan Tikus

Petani Desa Ngranti, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung, tengah membalik permukaan tembakau rajangan yang dijemur, Senin (19/9/2022).
Petani Desa Ngranti, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung, tengah membalik permukaan tembakau rajangan yang dijemur, Senin (19/9/2022). (Tribun Jatim Network/David Yohanes)

Banyaknya lahan tembakau yang mulai dipanen, membuat harga tembakau di wilayah Tulungagung turun.

Selain itu, ada penambahan luas tanaman, karena ada peralihan lahan padi ke tanaman tembakau.

Serangan tikus yang luar biasa membuat petani merugi, hingga mengganti jenis tanaman.

Baca juga: Madura Geger, Truk Bermuatan Tembakau Bojonegoro Dibakar Massa di Pamekasan, Polisi Bergerak

Baca juga: Hemat Biaya, Petani Tembakau di Sampang Banyak yang Pilih Merajang Pakai Cara Tradisional

Di saat seharusnya bisa gadu atau gadu konyol (tanam padi ke-3), banyak petani pilih menanam tembakau.

"Banyak petani kami yang beralih ke tembakau, karena serangan tikus pada tanaman padi," ujar Kepala Desa Ngranti, Kecamatan Boyolangu, Tulungagung, Yulianto, Senin (19/9/2022).

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved