Berita Madiun

Tekan Inflasi Akibat Kenaikan Harga BBM, Wali Kota Madiun Jaga Harga Bahan Pokok Tak Ikut Naik

Wali Kota Madiun, Maidi tak memungkiri adanya kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) menyebabkan inflasi di Kota Madiun.

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Sofyan Arif Candra
Wali Kota Madiun, Maidi Berupaya Menekan Inflasi dengan Menjaga Kestabilan Harga Bahan Pokok 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, MADIUN - Wali Kota Madiun, Maidi tak memungkiri adanya kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) menyebabkan inflasi di Kota Madiun.

Namun ia meyakinkan kepada masyarakat agar tidak khawatir secara berlebihan

Maidi mengatakan Pemkot Madiun telah menyiapkan sejumlah upaya untuk menekan inflasi.

Dengan begitu, orang nomor satu di Kota Pecel tersebut optimis inflasi tidak akan berlangsung lama di Kota Madiun.

"Tidak usah gelisah, sudah kita siapkan program dan bantuan-bantuan. Kalau harga mau naik, kita subsidi, mau naik kita subsidi lagi sehingga harga tetap normal," kata Maidi, Rabu (21/9/2022).

Lebih lanjut, Mantan Sekda Kota Madiun tersebut mengatakan banyak masyarakat yang menentang adanya kenaikan harga BBM ini.

Untuk itu lah, sebisa mungkin pemerintah harus menjaga harga bahan pokok tidak ikut naik sehingga kebutuhan masyarakat juga tidak ikut naik sementara penghasilan mereka tetap.

"Dimana ada kenaikan yang tidak sesuai dengan batas, maka pemerintah akan hadir, akan kita subsidi, sehingga tidak akan ada gejolak dalam masyarakat," lanjutnya.

Baca juga: Kendalikan Inflasi, TPID Kota Kediri Bagikan 3.000 Bibit Cabai untuk Pekarangan Pangan Lestari

Selain menjaga harga bahan pokok tetap stabil, hal lain yang tak kalah penting menurut Maidi adalah menjaga keamanan Kota Pendekar

Keamanan menurutnya merupakan dasar pembangunan. Baik pembangunan fisik maupun SDM. Daerah yang tidak aman, pembangunan juga akan terganggu. Begitu juga dengan pemenuhan kebutuhan masyarakat yang juga tak akan maksimal.

"Tidak boleh tidak aman. Kalau tidak aman, mau apa-apa susah. Tidak bisa bekerja, ke sekolah, ke pasar, dan lainnya. Artinya, kebutuhan masyarakat juga tidak bisa terpenuhi maksimal. Makanya keamanan ini harus maksimal, harus kita jaga bersama-sama," ucap Maidi.


Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved