Berita Kota Malang

Tidak Masuk Kerja dan Tak Bisa Dihubungi, Pegawai Perhutani Malang Ditemukan Tewas di Kos

Tidak masuk kerja dan tak bisa dihubungi, didatangi pun tak merespons, ternyata pegawai Perhutani Malang tewas dalam kamar kos.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Purwanto
Tim relawan medis saat mengevakuasi jasad pria pegawai Perhutani Malang yang ditemukan dalam kamar kos di Kelurahan Bareng, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Rabu (21/9/2022). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Pegawai Perhutani Malang dan menjabat sebagai Kepala Sub Seksi Perencanaan Sumber Daya Hutan (SDH), Imanuel Tangkesalu, (29) ditemukan meninggal dunia di dalam kamar kosnya di Kelurahan Bareng, Kecamatan Klojen, Kota Malang, Rabu (21/9/2022).

Imanuel Tangkesalu diketahui berasal dari Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Kapolsek Klojen, Kompol Domingos Ximenes mengatakan, jasad korban ditemukan sekitar pukul 10.15 WIB.

"Jadi pada mulanya, korban ini tidak bisa dihubungi dan tidak masuk kerja tanpa pemberitahuan. Setelah itu, dua orang pegawai Perhutani yang merupakan bawahan korban mendatangi tempat kos korban," ujarnya kepada TribunJatim.com.

Sesampainya di tempat kos, kedua saksi itu langsung mengetuk pintu kamar kos korban. Namun, tidak ada respons sama sekali.

"Setelah itu, kedua saksi kembali mengetuk pintu kamar kos sekaligus memanggil nama korban. Namun tetap tidak ada jawaban dari korban. Akhirnya, kedua saksi meminta tolong kepada pemilik kos untuk membuka pintu kamar korban," beber Kompol Domingos Ximenes.

Setelah pintu kamar dibuka, ternyata korban dalam posisi berbaring di tempat tidur dan memakai selimut.

Setelah itu, salah satu saksi memegang dan mengecek kondisi korban.

Saat dicek, ternyata tubuh korban sudah terbujur kaku dan dingin. Setelah itu, saksi beserta pemilik tempat kos langsung menghubungi Polsek Klojen.

Tak berselang lama, anggota Polsek Klojen bersama tim Inafis Polresta Malang Kota dan relawan medis tiba di lokasi dan langsung mengecek kondisi korban.

"Setelah kami cek, korban sudah meninggal dunia. Dan dari hasil identifikasi, tidak ditemukan luka ataupun tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban," ungkapnya.

Baca juga: Ngopi di Pinggir Sungai, Pria Surabaya Kaget Lihat Sosok Dikira Biawak, Ternyata Jasad Berbaju Batik

Setelah itu, jasad korban dibawa menuju Kamar Jenazah Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang.

Kompol Domingos Ximenes menuturkan, korban diduga meninggal dunia karena sakit.

"Diduga, korban meninggal dunia karena sakit. Menurut keterangan saksi, korban pernah menjalani rawat inap di RS Unisma Malang. Dan dari rekam medis saat menjalani rawat inap, korban menderita sakit komplikasi jalur pernapasan, lambung, dan hati," ungkapnya.

Dirinya menambahkan, pihaknya telah menghubungi keluarga korban terkait kejadian tersebut.

"Kami telah menghubungi dan berkoordinasi dengan pihak keluarga, terkait pengurusan lebih lanjut jasad korban," pungkasnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Kumpulan berita seputar Malang

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved