Dampak Harga BBM Naik

Dishub Kota Batu Susun Skema Bantuan untuk Jasa Transportasi Imbas Kenaikan Harga BBM

Dishub Kota Batu tengah menyusun skema bantuan untuk penyedia jasa transportasi yang terkena imbas kenaikan harga BBM. Ada dua opsi.

Penulis: Benni Indo | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Benni Indo
Ilustrasi angkot di Kota Batu - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Batu tengah merumuskan skema bantuan khusus kepada penyedia jasa transportasi, imbas kenaikan harga BBM. 

Wakil Wali Kota Batu, Punjul Santoso menerangkan, Pemkot Batu sudah menganggarkan Rp 10 miliar.

"Teknis pemberian subsidi melalui Dinas Perhubungan," ujarnya.

Mereka yang akan menerima subsidi antara lain pekerja ojek online maupun konvensional,  sopir angkutan kota dan kusir dokar. Adapun subsidi untuk petugas pemilah sampah sedang disinkronkan datanya. Sedangkan subsidi untuk transportasi siswa, telah dilakukan oleh Pemkot Batu sejak lama.

"Subsidi siswa sudah diterapkan, Pemkot Batu membayar transportasi siswa melalui pengusaha angkutan kota," tuturnya.

Ia menjelaskan alokasi Rp 10 miliar untuk subsidi dampak kenaikan harga BBM itu di luar kewajiban 2 persen APBD dari belanja tidak terduga yang peruntukannya untuk subsidi serupa. 

"Kalau yang anggaran 2 persen itu sudah kita rancang. Tapi, regulasinya meskipun ada Permendag, Permenkeu dan Keputusan Presiden, tetapi juklak dan juknisnya belum ada. Kalau kita lakukan malah salah di kemudian hari," pungkasnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Kumpulan berita seputar Batu

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved