Berira Malang

Jadi Kurir Sabu, Wanita Asal Singosari Ditangkap Satresnarkoba Polresta Malang Kota

Perempuan berinisial ENK (27), asal Kecamatan Singosari Kabupaten Malang ditangkap anggota Satresnarkoba Polresta Malang Kota

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Kukuh Kurniawan
Satresnarkoba Polresta Malang Kota / Tersangka ENK saat ditangkap anggota Satresnarkoba Polresta Malang Kota. 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Perempuan berinisial ENK (27), asal Kecamatan Singosari Kabupaten Malang ditangkap anggota Satresnarkoba Polresta Malang Kota.

Pasalnya, perempuan berambut panjang itu tertangkap basah telah menjadi kurir sabu di wilayah Kota Malang.

Kasat Resnarkoba Polresta Malang Kota, Kompol Dodi Pratama mengatakan, tersangka ditangkap di rumahnya pada Minggu (18/9/2022).

Penangkapan tersebut bermula dari laporan masyarakat, terkait adanya kurir sabu yang beraksi di wilayah Kota Malang. Laporan masyarakat itu pun langsung ditindaklanjuti dan segera dilakukan penyelidikan oleh Satresnarkoba Polresta Malang Kota.

"Setelah dilakukan penyelidikan, kami berhasil mengantongi identitas tersangka. Tak lama, tersangka berhasil kami tangkap," ujarnya kepada TribunJatim.com, Jumat (23/9/2022).

Dari tersangka, polisi mengamankan satu klip plastik berisi narkoba sabu seberat 45 gram, satu alat timbangan digital, dan satu buah HP. Setelah itu, tersangka berikut barang bukti dibawa ke Polresta Malang Kota untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

"Tersangka mengaku, mendapatkan sabu tersebut dari seseorang berinisial M. Jadi setelah menerima, rencananya tersangka akan menyerahkan sabu itu ke orang lain dengan cara diranjau,"

"Namun untuk melakukan hal itu, tersangka menunggu perintah dari M. Selain itu, tersangka dan M ini telah saling kenal sekitar enam bulan yang lalu dan telah mendapat narkoba dari M sebanyak lima kali," bebernya.

Baca juga: Datangi Lapas Malang, Tim Divpas Kanwil Kemenkumham Jatim Pantau Rehabilitasi Narkoba Warga Binaan

Hingga saat ini, Satresnarkoba Polresta Malang Kota masih terus melakukan penyelidikan dan pendalaman lebih lanjut terkait kasus narkoba itu.

Dan atas perbuatannya tersebut, tersangka ENK terancam meringkuk di dalam penjara dalam waktu yang lama.

"Tersangka kami jerat dengan Pasal 114 ayat (2) dan Pasal 112 ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika. Dengan ancaman hukuman pidana penjara paling singkat enam tahun dan atau maksimal seumur hidup. Dan saat ini, kami masih melakukan pengejaran terhadap pelaku M yang menyediakan narkoba untuk tersangka," tandasnya.

 

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved