Berita Surabaya

Buntut Tawuran Pelajar di Surabaya, Satpol PP Gelar Sosialisasi Pencegahan di Sekolah

Peristiwa tawuran yang melibatkan sejumlah siswa di Surabaya menjadi atensi Pemkot.

Satpol PP Surabaya
Satpol PP Kota Surabaya melakukan sosialisasi pencegahan tawuran di sekolah-sekolah 

"Kami memberikan pemahaman kepada mereka agar taat peraturan. Kita sampaikan dengan cara yang fun and games. Karena tujuannya supaya mereka paham," ujarnya.

Selain menggalakkan program Sahabat Satpol PP Goes to School, pihaknya juga rutin menggelar patroli gabungan untuk mencegah terjadinya tawuran. Patroli ini diikuti mulai dari instansi terkait hingga jajaran samping.

Di antaranya, Satpol PP, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, Polri, Dinas Perhubungan, dan Dinas Sosial.

"Patroli gabungan ini diikuti sekitar 20 orang lebih personel. Itu kita tiap malam berkeliling ke tempat-tempat yang berpotensi rawan terjadinya tawuran," tegasnya.

Saat ini, pihaknya telah memetakan titik-titik wilayah yang berpotensi menjadi tempat pelajar atau remaja tawuran. Sejumlah wilayah itupun menjadi fokus pihaknya.

"Sebenarnya, kawasan yang di Jalan Upa Jiwa Ngagel itu sebelumnya tidak pernah terjadi. Ini menjadi yang pertama," jelasnya.

Tawuran antar pelajar yang terjadi di Jalan Upa Jiwa pada Kamis (22/9/2022) malam, awalnya disebabkan cekcok atau saling ejek melalui media sosial. Dari kejadian ini, petugas mengamankan 16 orang pelajar sekolah untuk dimintai keterangan.

"Dua orang korban yang terluka. Para pelaku tawuran langsung kita arahkan ke Polsek Wonokromo," ujarnya.

Sementara di tempat terpisah, Ketua RT 3 RW 1 Kelurahan Jagir, Kecamatan Wonokromo Surabaya, Hery Prasetyo berharap semakin banyak kegiatan positif di sekolah. Selain itu, masyarakat diajak bijak bermedia sosial.

"Kalau ada kegiatan di sekolah, maka untuk berpikir negatif itu berkurang. Dampak negatif dari sosial media juga harus di antisipasi," katanya.

Misal, melalui kegiatan ekstrakurikuler. "Peran serta sekolah orang tua, hingga masyarakat memang perlu. Anak harus terus dibimbing agar bisa menghindari perilaku negatif," kata Ketua Karang Taruna Kelurahan Jagir ini.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved