Pembunuhan Brigadir J

Waspadai Ferdy Sambo Masih Disegani & Punya Uang, Pengacara Brigadir J Keluhkan Lambatnya Penyidikan

Kamaruddin Simanjuntak membeberkan alasan lambatnya penyidikan kasus pembunuhan Brigadir J.

Penulis: Alga | Editor: Sudarma Adi
YouTube - Istimewa
Kamaruddin Simanjuntak keluhkan lambatnya penyidikan Ferdy Sambo 

TRIBUNJATIM.COM - Pengacara keluarga Brigadir J tetap mewaspadai akan kecurangan di masa yang akan datang terkait kasus pembunuhan Brigadir J.

Pasalnya Kamaruddin Simanjuntak menyebut jika Ferdy Sambo masih full power dan banyak uang sehingga masih bisa mempengaruhi. 

Kamaruddin Simanjuntak pun membeberkan alasan lambatnya penyidikan kasus Brigadir J.

Menurutnya kekuatan dan kewenangan yang dimiliki Ferdy Sambo masih cukup besar meski dipenjara.

Bahkan Ferdy Sambo kabarnya bisa memakai kewenangannya untuk mengendalikan lembaga lain.

Baca juga: Nikita Mirzani Bangga Digosipkan Dekat dengan Ferdy Sambo, Sentil Dito Mahendra, Bestie-an'

Dalam hal ini, terbukti banyak oknum polisi lain yang juga ikut terseret kasus pembunuhan berencana ini.

"Lambatnya penanganan kasus ini karena Sambo ini dia full power."

"Dia orangnya sangat berkuasa, dia orangnya bisa mempengaruhi pejabat-pejabat antar lembaga."

"Sehingga banyak (orang yang membantu) yang menghilangkan barang bukti, menghalang-halangi penyidikan, merusak barang bukti."

"(Ini) yang membuat jalannya penyidik lambat (dalam mengungkap kasus ini)," kata Kamaruddin Simanjuntak, dikutip dari tayangan Kompas TV pada Minggu (25/9/2022).

Baca juga: Ternyata Hotman Paris Diminta Putri Jadi Pengacara Ferdy Sambo, Langsung Mundur Diamuk Istri

Hal senada juga disampaikan tim kuasa hukum Brigadir j yakni Martin Lukas yang juga masih tetap waspada.

Lantaran pihaknya meyakini Ferdy Sambo masih memiliki koneksi dan uang banyak.

Dua hal ini disebutnya dapat membantu Ferdy Sambo dalam menangani kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J.

"Kita kan tahu ya harta dan tahta, tahtanya sudah hilang nih."

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved