Berita Viral

Nasib Wanita Laporkan Disetubuhi Paksa Pria, Polisi Malah Stop Kasus, Cari Keadilan: Saya Jadi Cacat

Beginilah nasib wanita yang sengaja lapor telah disetubuhi paksa seorang pria di apartemen, namun kini polisi malah hentikan kasusnya.

Penulis: Ignatia | Editor: Arie Noer Rachmawati
Tribunnews dan Tribunnewsmaker
Ilustrasi pencabulan yang dilakukan oleh pria terhadap wanita di apartemen malah kasusnya dihentikan oleh polisi. 

TRIBUNJATIM.COM - Beginilah nasib seorang wanita yang melaporkan kasus yang ia alami saat disetubuhi paksa pria di sebuah apartemen.

Wanita ini menjadi tak terima dengan keadaannya lantaran kasus tak diproses dengan baik oleh kepolisian.

Berawal dari kenalan di sosial media, siapa yang menyangka wanita satu ini justru berakhir dengan pilu.

Kasus ini terjadi di Indonesia, dengan pelaku warga negara asing (WNA) yang berasal dari China.

L telah melaporkan kasus satu ini ke polisi tetapi nyatanya tak diproses dengan baik.

Baca juga: Nasib Pria Indonesia Dibui Seumur Hidup di Inggris, Perkosa Ratusan Pria, Potret Miris Baru Dikuak

Berawal dari kenalan di media sosial, wanita ini tak menyangka saat bertemu, dirinya mereasa terjebak hingga dicabuli.

Pelakunya seorang pria warga negara China.

Tapi mirisnya, laporan korban malah dihentikan Polri.

Wanita berinisial L tersebut lantas menyurati Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto atas kasus dugaan pemerkosaan oleh Warga Negara China berinisial K yang saat ini dia klaim dihentikan oleh Polda Metro Jaya.

Padahal, sebelumnya L mendapat informasi jika kasus tersebut statusnya sudah ditingkatkan dari penyelidikan menjadi penyidikan.

Ilustrasi dicabuli kakak ipar
Ilustrasi dicabuli kakak ipar (Tribunnews)

"Saya menyurati Kabareskrim Polri juga, yang sekarang ada di Karowassidik, jadi kita semua jalankan secara paralel, dari sisi kepolisiannya juga kita menyurati, bersurat ke Mabes Polri dan sekarang ada di Karowassidik," kata L kepada Tribunnews.com, Senin (26/9/2022).

Dia mempertanyakan kasus tersebut dihentikan pihak kepolisian.

L menyebut bukti-bukti soal adanya dugaan pemerkosaan sudah lengkap dan diserahkan kepada pihak penyidik Polda Metro Jaya.

"Intinya isi surat itu kita menyatakan adanya kasus ini, kita laporin di Polda tapi sebelumnya kita berpekara di Polres Jakarta Barat yang memang tidak dibuatkan laporan, sempat mandek di sana, kemudian jalan karena saya push, kemudian di situ saya mendapatkan intimidasi disitu saya jelasin, kemudian dipersulit juga," ucapnya.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved