Berita Malang

Tuang Tiner, Kecerobohan Warga Malang Berakibat Fatal, Pemadam Kebakaran Lanngsung Gercep

Diduga ceroboh dalam bekerja, sebuah bengkel konstruksi di Kota Malang nyaris terbakar.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Kukuh Kurniawan
UPT Damkar Kota Malang / Jerigen berisi tiner yang menjadi penyebab kobaran api di bengkel konstruksi pada Selasa (27/9/2022) siang. 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Diduga ceroboh dalam bekerja, sebuah bengkel konstruksi di Kota Malang nyaris terbakar.

Dari informasi yang didapat TribunJatim.com, kejadian itu terjadi pada Selasa (27/9/2022) di sebuah bengkel konstruksi yang terletak di Jalan Raya Ki Ageng Gribig Kelurahan Lesanpuro Kecamatan Kedungkandang.

Kepala UPT Pemadam Kebakaran (PMK) Kota Malang, Teguh Budi Wibowo mengatakan, pihaknya mendapat laporan kebakaran sekitar pukul 13.20 WIB.

"Setelah itu, kami turunkan 15 personel dan empat unit mobil pemadam ke lokasi," ujarnya kepada TribunJatim.com.

Sesampainya di lokasi, ternyata api telah dipadamkan oleh pegawai bengkel.

"Saat datang, kami hanya mengecek objek yang terbakar dan memastikan agar api tidak muncul kembali," tambahnya.

Dirinya menuturkan, kebakaran itu bermula dari kecerobohan pegawai bengkel saat menuangkan cairan tiner.

"Ada dua orang pegawai bengkel menuang tiner ke dalam ember, tepat di sebelah orang yang sedang bekerja mengelas besi. Secara tidak sengaja, tiner itu tumpah dan mengenai percikan pengelasan lalu muncul kobaran api," bebernya.

Baca juga: Nasib Tragis Kakek di Sukolilo Surabaya, Nyawa Tak Terselamatkan saat Ada Kebakaran Ilalang

Beruntung, kobaran api tidak sempat membesar dan segera dipadamkan memakai APAR.

"Pegawai di sekitar tempat pengelasan langsung memadamkan api dengan APAR. Alhamdulillah, kobaran api bisa segera dipadamkan," terangnya.

Teguh menambahkan, pihaknya segera memberikan sosialisasi kepada para pegawai bengkel, agar selalu berhati-hati dalam bekerja.

"Kami memberikan imbauan kepada pegawai bengkel, agar selalu hati-hati saat menuangkan cairan mudah terbakar. Gunakan alat perlindungan kerja yang memadai dan selalu sediakan APAR dalam kondisi prima. Jangan sampai ketika muncul kobaran api, APAR tidak dapat digunakan," pungkasnya.

 

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved