Digitalisasi Diyakini Lalamove jadi Solusi Turunkan Biaya Logistik Pengiriman Antar Kota

Lalamove sebagai penyedia jasa teknologi pengiriman on-demand terkemuka di Indonesia, percaya bahwa digitalisasi menjadi salah satu solusi turunkan bi

Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Ndaru Wijayanto
Istimewa/TribunJatim.com
Lalamove memperluas wilayah layanan hingga Kota Cirebon dan Malang, Kamis (16/6/2022). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Fikri Firmansyah

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYALalamove sebagai penyedia jasa teknologi pengiriman on-demand terkemuka di Indonesia, percaya bahwa digitalisasi menjadi salah satu solusi turunkan biaya logistik pengiriman antarkota.

Bagi Lalamove, integrasi antara teknologi dengan logistik menjadi sangat penting dalam mengefisiensikan biaya logistik lebih rendah bagi pelaku usaha.

Terlebih, sebagian besar proses pengiriman antarkota yang menggunakan truk dilakukan secara manual. Dimana saat ini, sekitar 80 persen armada truk di Indonesia dioperasikan operator yang belum tersentuh teknologi.

"Sehingga bisa dibilang, banyak kegiatan perencanaan, pemantauan dan pembayaran masih ditangani secara manual," ujar Managing Director Lalamove Indonesia, Andi M Rizki. Rabu (28/9/22).

Ia menjelaskan, teknologi Lalamove mampu memudahkan pebisnis untuk mengefisiensikan operasional melalui fitur live tracking GPS, tanda tangan digital dan juga akses laporan pengiriman hanya dengan satu akun bisnis yang dapat diakses lebih dari satu operator.

Selain itu, pengiriman layanan instan antarkota Lalamove pun juga dapat mengirim barang hingga 5 Ton.

Andi juga mengakui, bahwa biaya logistik di Indonesia masih tergolong tinggi jika dibandingkan dengan negara ASEAN lain.

“Ini dapat dilihat dari kontribusi logistik terhadap Pendapatan Domestik Bruto (PDB) masih di atas 20 persen. Biaya tinggi ini disebabkan banyak faktor, salah satunya tahapan panjang dan perencanaan yang complicated dalam pengiriman barang,"

"Kami melihat problem ini dapat dibantu dengan inovasi teknologi pada pengiriman. Teknologi pengiriman yang Lalamove miliki, dapat memangkas proses administrasi dan operasional sehingga lebih simpel, cepat dan hemat,” ungkap Andi.

Dikatakannya pula, pengiriman antarkota Lalamove saat ini sudah dapat diakses di tiga kota besar Pulau Jawa, yaitu Jakarta Raya, Bandung Raya dan Surabaya.

"Bahkan, dalam waktu dekat sendiri, kami akan kembali melakukan ekspansi kota baru agar dapat mencakup seluruh provinsi di pulau Jawa. Tentu akan semakin banyak bisnis dan UKM yang bisa terbantu dengan kehadiran Lalamove,” imbuhnya.

Kemudahan teknologi pengiriman ini juga dirasakan oleh salah satu perusahaan mebel terbesar di Indonesia yaitu Olympic Furniture yang sudah berdiri selama 38 tahun di Indonesia.

Olympic Furniture telah melakukan berbagai adaptasi selama mengembangkan bisnisnya, salah satunya pada digitalisasi. Selain memasarkan produknya secara digital, Olympic Furniture mempercayakan teknologi pengiriman antarkota untuk pelanggannya kepada Lalamove.

Hal tersebut juga dibenarkan oleh Veronica Marcella selalu Vice Marketing Director Olympic Furniture.

Kata Veronica, komitmen Olympic Furniture memang untuk selalu menyediakan produk terbaik bagi seluruh keluarga di Indonesia dengan sentuhan perabotan yang memukau dan harga terjangkau.

“Dan sejalan dengan hal tersebut, bagi kami, pengiriman barang merupakan faktor penting dalam memastikan kepuasan pelanggan. Kami selalu percaya bahwa teknologi dapat mendorong kami dalam mengembangkan Olympic Furniture, salah satunya melalui teknologi pengiriman yang ada di Lalamove, dimana memiliki teknologi pengiriman antarkota yang dapat memastikan produk kami dapat sampai dengan aman langsung ke tangan pelanggan dan dengan biaya yang lebih hemat dibandingkan pengiriman konvensional,” papar Veronica

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved