Berita Madura

Keponakan Mahfud MD Minta Anggota NABRAK Minta Waspadai Penunggang Politik Identitas di Pilpres 2024

Panglima Nahdliyin Bergerak (NABRAK), Firman Syah Ali meminta seluruh militan dan simpatisan NABRAK untuk tidak cuek terhadap Pemilihan Presiden 2024

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Januar
istimewa
Keponakan Mahfud MD, Firman Syah Ali (kiri) saat bersama Menkopolhukam RI, Mahfud MD di kediamannya, Pamekasan, Madura. 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNJATIM.COM, PAMEKASAN - Panglima Nahdliyin Bergerak (NABRAK), Firman Syah Ali meminta seluruh militan dan simpatisan NABRAK untuk tidak cuek terhadap Pemilihan Presiden 2024.

Hal ini disampaikan oleh Firman Syah Ali karena saat ini para Calon Presiden mulai terang-terangan unjuk gigi.

Menurut pria yang akrab disapa Cak Firman itu, organisasi NABRAK ini memang masih muda yang berdiri tanggal 8 November 2021 lalu.

Sedangkan ulang tahun pertamanya akan tiba sebentar lagi.

Namun elemen pembentuk NABRAK adalah orang-orang dan organisasi yang sudah lama malang melintang melawan gerakan radikal, intoleran, anti NKRI dan anti demokrasi.

"Maka kali ini jangan lengah sedikitpun, Pilpres sudah dekat, jangan biarkan negeri ini dikuasai oleh para demagog, machiavelis dan penunggang politik identitas," pesan Cak Firman, Rabu (28/9/2022).

Pengurus Harian LP Ma'arif NU Jawa Timur ini mengutip kalimat yang disampaikan Pakar Hukum Tata Negara Mahfud MD.

Yaitu misalkan semua kandidat buruk di mata publik, namun masyarakat harus bergerak mendukung dan memilih salah satu dari mereka yang dianggap paling ringan keburukannya.

"Kita tidak boleh pasif," kata Ketua Umum Indonesia Karate-Do (INKADO) Jatim ini.

Baca juga: ICSC Dorong Munculnya Figur Alternatif di Pilpres 2024 seusai Kepemimpinan Jokowi, Siapa?

Menurut Keponakan Mahfud MD ini bila orang-orang moderat pro NKRI tidak peduli terhadap Pilpres 2024, maka jangan mengeluh kalau negara ini dipimpin oleh radikalis anti NKRI.

Mengacu dari hal itu, Cak Firman meminta segenap Panglima Daerah, Komandan Distrik, Komandan Rayon dan NABRAK Pembina Desa (NABINSA) untuk mempersiapkan diri.

"Para Pangda, Dandis, Dan Yon dan Nabinsa ayo siap-siap, ikuti setiap perkembangan per detik, begitu ada radikalis atau penunggang radikalis muncul, kita dukung lawannya," pungkas Pengurus Pusat Asosiasi Dosen Pergerakan (ADP) IKA PMII ini.

 

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved