Berita Surabaya

Satpam Curiga Dikira Motor Dipinjam Teman, Ternyata Honda Beat Warga Surabaya Amblas Digondol Maling

Satpam curiga dikira motor dipinjam teman, ternyata Honda Beat warga Surabaya amblas digondol maling. Aksi pelaku terekam CCTV.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Dwi Prastika
Istimewa/TribunJatim.com
Tangkapan layar pencuri motor di depan pusat perbelanjaan kawasan Jalan Mayjend Yono Soewoyo, Pradah Kalikendal, Dukuh Pakis, Surabaya, Sabtu (24/9/2022) siang.  

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Motor Honda Beat L-2620-VW milik Pradana Indra, warga Tegalsari, Surabaya, amblas digondol maling.

Pencurian motor tersebut terjadi di depan sebuah pusat perbelanjaan kawasan Jalan Mayjend Yono Soewoyo, Pradah Kalikendal, Dukuh Pakis, Surabaya, Sabtu (24/9/2022) siang. 

Insiden tersebut terjadi saat korban sedang bekerja di dalam pusat perbelanjaan tersebut. 

Saat itu korban memarkirkan motornya di area parkir depan bangunan pusat perbelanjaan, dalam keadaan dikunci setir, sekitar pukul 10.00 WIB. 

Korban mengaku baru menyadari motornya raib, seusai diberi tahu oleh seorang petugas keamanan gedung, sekitar pukul 11.00 WIB. 

Petugas keamanan gedung tersebut mengira motornya sedang dipinjam teman. Karena motor tersebut sudah tidak ada di lokasi area parkir semula. 

"Satpam bilang 'lo mas sepedanya (motor) dipinjam temannya ta.' Saya jawab 'enggak ada yang pakai, ini masih ada kontaknya,'" ujarnya saat dikonfirmasi awak media, Rabu (28/9/2022). 

Mendapati informasi tersebut, Indra bergegas memeriksa area parkir sekaligus memeriksa video rekaman CCTV petugas keamanan. 

Ternyata pelaku pencurian motor tersebut berjumlah dua orang yang beraksi secara berkomplot. 

Satu orang pelaku bertindak sebagai joki motor sarana aksi yakni motor Honda PCX. Sedangkan pelaku lainnya, bertindak sebagai eksekutor pencurian motor. 

Baca juga: Baru Ditinggal Sebentar Ambil Uang di ATM, Motor Ojol Wanita di Surabaya Amblas Digondol Maling

"Pelaku 2 orang. Satunya di depan bawa motor saya, satunya naik PCX warna putih," katanya. 

Akibat insiden tersebut, Indra mengaku, mengalami kerugian puluhan juta rupiah. Dan kini kasus tersebut sudah dilaporkan ke markas kepolisian setempat. 

"Kerugian 1 unit motor. Di dalam jok ada jas hujan, sandal. Barang berharga lain tidak ada," pungkasnya. 

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Kumpulan berita seputar Surabaya

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved