Banyak Pasangan Tampak Harmonis Diam-diam KDRT, Kenali 6 Pemicu Kekerasan Antara Suami dan Istri

Banyak pasangan tampak harmonis tetapi ternyata diam-diam KDRT, mari kenali pemicu kekerasan antara suami dan istri.

Penulis: Ignatia | Editor: Arie Noer Rachmawati
Kompas.com
Ilustrasi Kekerasan Dalam Rumah Tangga yang terjadi meskipun pasangan tampaknya harmonis 

Anggapan bahwa suami lebih berkuasa dari pada istri telah terkonstruk sedemikian rupa dalam keluarga dan kultur serta struktur masyarakat.

Bahwa istri adalah milik suami oleh karena harus melaksanakan segala yang diinginkan oleh yang memiliki.

Hal ini menyebabkan suami menjadi merasa berkuasa dan akhirnya bersikap sewenangwenang terhadap istrinya.

Jika sudah demikian halnya maka ketimpangan hubungan kekuasaan antara suami dan istri akan selalu menjadi akar dari perilaku keras dalam rumah tangga.

Ilustrasi perceraian karena istri yang selingkuh ternyata dengan kakak ipar sendiri
Ilustrasi perceraian karena istri yang selingkuh ternyata dengan kakak ipar sendiri (TribunJateng.com)

2. Ketergantungan ekonomi

Faktor ketergantungan istri dalam hal ekonomi kepada suami memaksa istri untuk menuruti semua keinginan suami meskipun ia merasa menderita.

Bahkan, sekalipun tindakan keras dilakukan kepadnya ia tetap enggan untuk melaporkan penderitaannya
dengan pertimbangan demi kelangsungan hidup dirinya dan pendidikan anak-anaknya.

Hal ini dimanfaatkan oleh suami untuk bertindak sewenang-wenang kepada istrinya.

Baca juga: Dulu Cerai karena KDRT, Artis Cantik Ini Nikah Lagi dengan Bule, Kini Curhat Begini Begitu: Doaku

3. Kekerasan sebagai alat untuk menyelesaiakan konflik

Faktor ini merupakan faktor dominan ketiga dari kasus kekerasan dalam rumah tangga.

Biasanya kekerasan ini dilakukan sebagai pelampiasan dari ketersinggungan, ataupun kekecewaan karena tidak dipenuhinya keinginan, kemudian dilakukan tindakan kekerasan dengan tujuan istri dapat memenuhi keinginannya dan tidak melakukan perlawanan.

Hal ini didasari oleh anggapan bahwa jika perempuan rewel maka harus diperlakukan secara keras agar ia menjadi penurut.

Anggapan di atas membuktikan bahwa suami sering menggunakan kelebihan fisiknya dalam menyelesaikan problem rumah tangganya.

Ilustrasi perceraian karena dipicu perselingkuhan dengan sesama jenis
Ilustrasi perceraian karena dipicu perselingkuhan dengan sesama jenis (Grid.ID)

4. Persaingan

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved