Berita Tuban

Pelaku Penyalahgunaan BBM Bersubsidi di Tuban Ditetapkan Tersangka, Polisi Ungkap Kronologi

Satreskrim Polres Tuban menetapkan terduga pelaku penyalahgunaan BBM solar bersubsidi sebagai tersangka.

Penulis: M Sudarsono | Editor: Januar
TribunJatim.com/ M Sudarsono
Satreskrim Polres Tuban mengamankan mobil dan drum berisi solar subsidi, barang bukti berada di Mapolres Tuban, Selasa (20/9/2022) 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mochamad Sudarsono

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Satreskrim Polres Tuban menetapkan terduga pelaku penyalahgunaan BBM solar bersubsidi sebagai tersangka.

Modus terduga pelaku M asal Desa Mlangi, Kecamatan Widang, menggunakan surat rekomendasi desa untuk mendapat solar tersebut.

Lalu M menggunakan jasa dua orang untuk angsu solar di SPBU Desa Gesing, Kecamatan Semanding.

Mereka diikuti oleh tim Resmob hingga berhenti di sebuah gudang yang digunakan untuk menimbun di Desa Minohorejo, Kecamatan Widang, Kamis (15/9/2022) sekitar pukul 24.00 WIB.

"Untuk M sudah ditetapkan tersangka," kata Kasat Reskrim Polres Tuban, AKP M Gananta dikonfirmasi, Kamis (29/9/2022).

Baca juga: Datangi DPRD Tulungagung, HMI Tagih Hasil Aspirasi Tolak Kenaikan Harga BBM: Stop Politisasi Bansos

Perwira pertama itu menjelaskan, M ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan hasil gelar perkara yang dilakukan penyidik.

Kini M telah menjalani proses hukum atas tindakan yang dilakukan.

Akibat perbuatannya, M untuk sementara dijerat pasal 40 ayat (9) UURI Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja Jo Pasal 53 UURI Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, ancaman pidana tiga tahun.

"Tidak dilakukan penahanan karena ancaman pidana di bawah 5 tahun, tapi kita masih tunggu surat dari Pertamina juga," pungkasnya.

Sekadar diketahui, solar yang dibeli M dijual kepada para petani dengan harga lebih mahal dibanding harga resmi dari SPBU Rp 6800 per liter.

Kemudian dari hasil penjualan tersebut, M mendapat keuntungan Rp 500 ribu per hari.

Sedangkan untuk perengkek yang disuruh mendapat uang upah Rp 30 ribu untuk sekali pembelian.

Adapun untuk barang bukti yang diamankan polisi yaitu satu unit mobil L 300, 12 drum berisi 1440 liter solar, rinciannya 6 drum besar dan 6 drum kecil.

 


Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved