Berita Tuban

Bank Pelat Merah di Tuban Digugat Miliaran Rupiah oleh Nasabahnya, Ini Pemicunya

Bank Pelat Merah di Tuban kini tengah digugat miliaran rupiah oleh nasabah. Tak hanya itu, Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabay

Penulis: M Sudarsono | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/Mochamad Sudarsono
Proses sidang gugatan perdata nasabah menggugat Bank Pelat Merah di Tuban senilai Rp 4,2 Miliar 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Mochamad Sudarsono

TRIBUNJATIM.COM, TUBAN - Bank Pelat Merah di Tuban kini tengah digugat miliaran rupiah oleh nasabah. Tak hanya itu, Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Surabaya juga turut menjadi tergugat.

Gugatan diketahui dipicu permasalahan lelang yang dilakukan oleh bank plat merah tersebut, terhadap nasabah. 

Penggugat yaitu Mustarom menganggap, pihak bank dan KPKNL melakukan perbuatan melawan hukum dengan melelang tiga sertifikat yang dijadikan jaminan atas kredit senilai Rp 1 Miliar.

Gugatan terdaftar di Pengadilan Negeri Tuban pada Senin 23 Mei 2022, bernomor 14/Pdt.G/2022/PN Tbn. 

Mustarom dalam petitumnya, menuntut agar pengadilan mengabulkan gugatan penggugat untuk seluruhnya, menolak pelaksanaan lelang, dan menyatakan secara hukum bahwa penggugat merupakan penggugat yang beritikad baik.

Selain itu menyatakan, secara hukum bahwa proses lelang yang dilakukan oleh para tergugat yang merugikan hak penggugat tersebut adalah perbuatan melawan hukum. Menyatakan secara hukum bahwa pelaksanaan lelang adalah tidak sah dan harus dinyatakan batal demi hukum.

Baca juga: Pilu Nasabah Bank di Tuban Tarik Tunai ATM, Saldo Kurang Uang Tak Keluar, Bank: Sudah Dikembalikan

Menyatakan secara hukum bahwa surat penetapan jadwal lelang No.S-664/KNL.1001/2022, tanggal 01 April 2022 dan No.1036/KNL.10001/2022, tanggal 14 April 2022 yang dibuat oleh tergugat II/terbantah II mengandung cacat hukum dan batal demi hukum. 

Penggugat menganggap, secara hukum bahwa proses lelang tersebut para tergugat adalah tidak sah dan merupakan perbuatan melawan hukum dengan segala akibat hukumnya terhadap hak penggugat. 

Ia mengklaim mengalami kerugian materiil dan inmaterial. Menuntut tergugat membayar ganti rugi materiil Rp 3.739.000.000 secara tanggung renteng.

Kemudian juga menuntut tergugat membayar ganti rugi inmateriil Rp 500.000.000 secara tanggung renteng.

Jika ditotal, Mustarom menuntut BRI Cabang Tuban membayar kerugian secara menyeluruh sekitar Rp 4,2 miliar.

"Menghukum para tergugat/para terbantah untuk membayar uang paksa (dwangsom) sebesar Rp 2.000.000,- (dua juta rupiah), untuk setiap harinya jika lalai melaksanakan putusan pengadilan ini kepada penggugat/pembantah," bunyi petitum gugatan oleh penggugat, dikutip Jumat (30/9/2022). 

Menanggapi gugatan tersebut, Legal BRI Branch Regional Office Surabaya, Mochammad Arif, menyatakan lelang yang dilakukan BRI Cabang Tuban sudah sesuai regulasi Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 213/PMK.06/2020 tentang Petunjuk Pelaksanaan Lelang.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved