Berita Ponorogo

Lestarikan Budaya Daerah, Anggota Satlantas Polres Ponorogo Beri Pelatihan Reog Anak-anak Tunanetra

Sebagai wujud kepedulian dalam melestarikan seni dan budaya, anggota Satlantas Polres Ponorogo memberikan pelatihan kesenian Reog kepada anak-anak

Penulis: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Januar
Istimewa/ TribunJatim.com
Anggota Satlantas Polres Ponorogo, Briptu Luhur Ainul Fikri memberikan pelatihan kesenian Reog kepada anak-anak dari Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Tuna Netra Ponorogo di Jalan Ukel gg ll No 7 Kelurahan Kertosari, Kecamatan Babadan 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Sofyan Arif Candra

TRIBUNJATIM.COM, PONOROGO - Sebagai wujud kepedulian dalam melestarikan seni dan budaya, anggota Satlantas Polres Ponorogo memberikan pelatihan kesenian Reog kepada anak-anak dari Lembaga Kesejahteraan Sosial (LKS) Tuna Netra Ponorogo di Jalan Ukel gg ll No 7 Kelurahan Kertosari, Kecamatan Babadan.

Briptu Luhur Ainul Fikri melatih 15 peserta anak-anak dari LKS Tuna Netra sebagai upaya menjaga kelestarian budaya Indonesia khususnya di Kabupaten Ponorogo.

Luhur mengajarkan memainkan alat musik yang biasa digunakan untuk mengiringi kesenian reog mulai dari kendang hingga kempul dan gong.

"Pelatihan diberikan kepada anak-anak bagaimana memainkan alat-alat musik reog mulai dari, kendang, gong, kenong, sompret, angklung, ketipung dengan alat peraga seperti dadak merak dan pentulan," ujar Kasatlantas Polres Ponorogo AKP Ayip Rizal, Jumat (30/9/2022).

Pelatihan kesenian Reog Ponorogo tersebut menurut Ayip sudah berlangsung selama 5 bulan.

"Kegiatan pelatihan terhadap anak-anak LKS Tuna Netra rutin dilakukan setiap hari Jumat mulai pukul 15.00 wib sampai selesai," tambah Ayip.

Baca juga: Bukan Hanya Landmark, Pemenang Sayembara Ingin Monumen Reog Ponorogo Jadi Benchmark

Sementara itu, Kapolres Ponorogo AKBP Catur Wibowo mendukung kegiatan yang dilaksanakan oleh anggotanya tersebut.

Ia berharap kegiatan pelatihan kesenian reog Ponorogo tersebut dapat terus menjaga budaya bangsa Indonesia.

"Selain melaksanakan tugas sehari - hari sebagai anggota Satlantas, Briptu Luhur juga memberikan pelatihan seni Reog kepada anak - anak yang notabene menyandang disabilitas untuk melestarikan budaya lokal yaitu seni Reog," ujar Catur.

 

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved