Berita Lamongan

Curi Burung Murai, Maling di Lamongan Diringkus Polisi, Semua karena Rekaman di CCTV

Berbekal petunjuk rekaman CCTV, Sat Reskrim Polres Lamongan berhasil membekuk seorang pemuda tambun, pelaku pencurian burung murai batu.

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Hanif Manshuri
Tersangka Santoso saat diamankan polisi, Selasa (4/10/2022) 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Hanif Manshuri

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Berbekal petunjuk rekaman CCTV, Sat Reskrim Polres Lamongan berhasil membekuk seorang pemuda tambun, pelaku pencurian burung murai batu.

Pelaku Santoso (31), warga asal Jalan Made Kidul, RT 04 RW 09 Nomor 15, Perumnas Made Kecamatan Lamongan
beraksi di Dusun Wudi, Desa Sukoanyar, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan.

Pelaku sepertinya tidak membaca situasi rumah korban yang jadi sasarannya itu ternyata ada CCTVnya. Karuan saja, saat menjalankan aksinya, tersangka ini terekam CCTV.

"Pelaku mencuri burung jenis murai batu medan yang ditaruh di garasi mobil, milik saudara Ahmad Zubaidi, di Dusun Wudi, Desa Sukoanyar, Kecamatan Turi, Kabupaten Lamongan," ujar Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda Anton Krisbiantoro, Selasa (4/10/2022).

Kronologinya, kejadian ini bermula saat korban Ahmad Zubaidi menggantungkan sangkar burung murai batu di ruang garasi rumahnya.

Selang sehari kemudian, korban mengetahui jika burung beserta sangkarnya sudah tak ada di tempatnya semula. Korban mencoba mencari tahu dari mengecek rekaman CCTV miliknya.

Baca juga: Maling Motor di Sampang Madura Terekam CCTV, Pemilik Pilih Tak Lapor ke Polisi, Kenapa?

Dari rekaman CCTV itu, menunjukkan ada seseorang laki-laki tambun yang menyatroni rumahnya dan mencuri burung murai batu di ruang garasinya

Rekaman CCTV tersebut dijadikan alat bukti, dan kemudian korban melaporkan apa yang dialaminya ke Polsek Turi.

Mendapat laporan tersebut, Anton berkata, petugas kepolisian segera menindaklanjutinya. "Kerugian yang ditaksir oleh korban mencapai sekitar Rp3,5 juta," sambungnya.

Anton menuturkan, berbekal hasil rekaman CCTV di rumah korban, polisi berhasil mengendus jejak pelaku dqj mengantongi identitas pelaku.

Tersangka Santoso berhasil dibekuk saat berada di area pasar burung Lamongan." Ketika diintrogasi, pelaku mengakui perbuatannya. Selain membekuk tersangka, polisi juga mengamankan barang bukti (BB) dari tangan tersangka.

Sementara untuk modus operandi yang dilakukan, pelaku menjalankan aksinya dengan mengendarai sepeda motornya, yakni Honda Vario nopol W 6455 NAX warna merah. Ia kemudian melintas di depan rumah korban yang menjadi sasarannya.

Tersangka melihat garasi korban terbuka. Kemudian masuk ke garasi samping rumah korban mengambil burung berikut sangkarnya.

"Tersangka mengaku jika burung hasil kejahatannya itu telah dijual secara online. Sedangkan pembelinya hingga kini masih dalam proses penyelidikan," pungkas Anton.


Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved