Berita Tulungagung

Pasca Banjir, Jalan Raya Besole Tulungagung Tertutup Lumpur Tebal, Bahayakan Pemotor yang Melintas

Pasca banjir, Jalan Raya Besole Tulungagung masih tertutup lumpur tebal, bisa membahayakan pemotor yang melintas.

Penulis: David Yohanes | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/David Yohanes
Warga membersihkan lumpur yang menutup depan rumahnya di Desa Besole, Kecamatan Besuki, Tulungagung, Selasa (4/10/2022). 

"Setiap tahun pasti terjadi, tapi kali ini yang paling parah," katanya.

Baca juga: Akses Jalan Campurdarat-Besuki Tulungagung Terendam Banjir, Tak Ada Kendaraan yang Berani Melintas

Warga lainnya bernama Rudi mengaku terpaksa tidak kerja agar bisa menyingkirkan lumpur di depan rumahnya.

Rudi mengangkut timbunan tanah merah ini dengan kereta dorong, dan dipakai untuk tanah uruk belakang rumahnya.

Rudi berharap ada bantuan pemerintah untuk menyingkirkan lapisan lumpur di jalan.

"Kalau tidak diangkut, kena hujan sedikit saja pasti jalanan tertutup lebih parah," keluhnya.

Sama seperti Santi, Rudi menilai banjir lumpur kali ini paling parah 

Lumpur ini disebabkan oleh hutan di sekitar Desa Besole yang gundul.

Saat hujan lebat, air dari gunung langsung meluncur ke bawah, karena tidak ada hutan yang menyerapnya.

"Selama hutannya gundul pasti seperti ini," keluhnya.

Jalan yang tertutup lumpur adalah akses vital, karena menjadi jalan utama ke Pantai Popoh dan Pantai Gemah.

Jalan ini juga akses ke Jalur Lintas Selatan, dan penghubung  Kecamatan Campurdarat dan Kecamatan Besuki.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Kumpulan berita seputar Tulungagung

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved