Berita Kota Malang

Soal Dugaan Korupsi di Tubuh Askot PSSI Kota Malang, Kejari Naikkan Status Jadi Penyidikan

Terkait dugaan tindak pidana korupsi di tubuh Askot PSSI Kota Malang, pihak kejaksaan menaikkan statunya menjadi penyidikan.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Dwi Prastika
TribunJatim.com/Kukuh Kurniawan
Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang, Dino Kriesmiardi mengatakan, Kejari Kota Malang secara resmi menaikkan status perkara dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) di Askot PSSI Kota Malang. Dari yang sebelumnya pada tahap penyelidikan, kini perkara itu dinaikkan menjadi tahap penyidikan. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Kasi Pidsus Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang, Dino Kriesmiardi mengatakan, Kejari Kota Malang secara resmi menaikkan status perkara dugaan tindak pidana korupsi (tipikor) di Askot PSSI Kota Malang. Dari yang sebelumnya pada tahap penyelidikan, kini perkara itu dinaikkan menjadi tahap penyidikan.

Dino Kriesmiardi mengatakan, pada Kamis (29/9/2022) lalu, telah melakukan ekspos dengan pimpinan.

Setelah pemaparan semua unsur dan hasil penyelidikan, ia menjelaskan, telah mendapatkan persetujuan untuk menaikkan status perkara.

"Kemudian, di hari Jumat (30/9/2022) itu, kami resmi menaikkan status perkara menjadi penyidikan," ujarnya kepada TribunJatim.com, Rabu (5/10/2022).

Menurutnya, hal itu telah sesuai dengan hasil penyelidikan. Karena ada beberapa hal yang memang menjadikan jaksa Kejari Kota Malang resmi menaikkan status perkaranya.

"Untuk dari PSSI Kota Malang sendiri sudah ada sekitar 50 saksi yang kami periksa. Dan ada indikasi adanya penyalahgunaan anggaran dana hibah yang diberikan oleh KONI Kota Malang tahun anggaran 2020 dan 2021," terangnya.

Meski demikian, pihaknya belum bisa menyebutkan apakah ada rencana penetapan tersangka.

Pasalnya, saat ini pihaknya masih terus mendalami kasus tersebut secara keseluruhan.

"Untuk saat ini, kami masih belum bisa membeberkan beberapa hal. Tetapi yang pasti, semua data telah kami kantongi, dan penyidikan masih terus dilakukan untuk mengungkap dugaan kasus tersebut," tandasnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Kumpulan berita seputar Malang

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved