Berita Lamongan

Polisi Buka Suara soal Kematian Kakek di Laren Lamongan, Penyebab karena Dibunuh?

Polres Lamongan kini ekstra mengembangkan penyelidikan di wilayah kakek Patolah (60), warga Desa Dateng, RT 001/RW 001, Kecamatan Laren, Lamongan

Penulis: Hanif Manshuri | Editor: Januar
TribunJatim.com/ Hanif Manshuri
Korban kakek Patolah (60) ditemukan meninggal di lokasi lahan garapannya sebelum dievakuasi, tepat di depan gubuknya dengan kondisi yang mencurigakan, Selasa (6/10/2022) 

Laporan wartawan Tribun Jatim Network, Hanif Manshuri

TRIBUNJATIM.COM, LAMONGAN - Polres Lamongan kini ekstra mengembangkan penyelidikan di wilayah kakek Patolah (60), warga Desa Dateng, RT 001/RW 001, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan yang ditemukan meninggal di tanah garapannya, Selasa (4/10/2022).

Polisi bahkan sampai hari ketiga ini menjaga ketat lokasi tempat kejadian perkara (TKP), tepatnya gubuk milik korban serta lokasi depan gubuk saat korban ditemukan meninggal.

"Jangan sampai ada yang masuk, agar tidak terganggu saat ada kegiatan olah TKP. Di tempat kejadian perkara itu tidak boleh ada rusak yang akan membuat kendala saat proses penyelidikan, " ungkap Kasat Reskrim Polres Lamongan, AKP Komang Yogi Arya Wiguna saat dikonfirmasi Surya.co.id (Tribunjatim Network) terkait perkembangan peyelidikan meninggalnya korban Patolah warga Dateng, Kamis (6/10/2022).

Pihaknya belum bisa memastikan penyebab kematian korban. Sebab ia masih memeriksa para saksi dan melalukan olah TKP.

Apa ada dugaan mati karena dibunuh? Penyidik masih harus menunggu hasil autopsi yang hasilnya baru akan keluar 7 hari lag.

Yang jelas, masih kata Komang, keluarga korban membuat laporan dan sudah ditindak lanjuti oleh polisi dengan memeriksa para saksi dan melakukan olah TKP.

Baca juga: Ngeri, Satu Keluarga di Lampung Ditemukan Tewas Dalam Septic Tank, Sisanya Dikubur di Kebun Singkong

Komang belum bisa memastikan sebelum hasil autopsi keluar, yang mungkin 7 hari baru keluar .Memang sekilas secara kasat mata ada beberapa titik pendarahan secara kasat mata. Hanya yang memang bisa detail menjelaskan adalah hasil dari otopsi dari dokter.

"Sehingga kita nanti masih mencocokkan petunjuk-petunjuk yang di TKP dan juga keterangan para saksi dan juga nanti hasil autopsi.

Diberitakan sebelumnya, korban Patolah adalah warga Desa Dateng Laren yang menggarap lahan milik perhutani yang dikontrak di perbatasan hutan wilayah Lamongan - Tuban digegerkan penemuan jasad seorang pria tua di Petak 31 B1 RPH Gelap BKPH Jompong KPH Tuban, masuk Desa Dateng, Kecamatan Laren.

Korban ditemukan meninggal dengan posisi tertelungkup di depan gubuk miliknya yang ada lokasi tanah garapannya.

Korban ditemukan sudah tidak bernyawa, mulutnya mengeluarkan darah, polisi dan warga juga mendapati luka lecet di tangan kiri dan punggung serta benjolan di belakang kepala korban.

Kematian korban dinilai oleh anggota keluarga ada yang ganjil. Dan sang putra korban minta kematian bapaknya diusut, sampai keluarga minta agar jasad Patolah diautopsi

Korban dievakuasi dan dibawa ke RSUD dr Soegiri. Dari keterangan pihak keluarga, korban tidak mempunyai riwayat penyakit.

Di tanah garapan itu ada sebuah gubuk berukuran 5x5 meter di mana korban ditemukan dalam keadaan tengkurap. Lahan yang dikontrak korban berbatasan dengan lahan milik Agus di sisi Utara, milik Hadi di Timur dan berbatasan dengan hutan di sisi Selatan.


Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved