Berita Trenggalek

1 Tahun Tersimpan, Aksi Licik Pengedar Ribuan Rokok Ilegal di Trenggalek Akhirnya Terendus, Kini Bui

Ribuan rokok ilegal disita setelah disimpan sang pelaku selama satu tahun lamanya. Rokok tanpa cukai ini didapat dari Malang.

TRIBUNJATIM.COM/AFLAHUL ABIDIN
Petugas gabungan Bea Cukai Blitar dan Satpol PP Trenggalek mengamankan barang bukti ratusan batang rokok tanpa cukai dari gudang milik warga Trenggalek. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Aflahul Abidin

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea Cukai Tipe Madya Pabean C Blitar dibantu Satpol PP Kabupaten Trenggalek menyita ratusan ribu batang rokok tanpa cukai di gudang milik warga di Desa Krandegan, Kecamatan Gandusari, Kabupaten Trenggalek.

Rokok dengan merek lebih dari 10 jenis itu disimpan dalam gudang dan rencananya akan diedarkan di wilayah Kabupaten Trenggalek.

Pemeriksa Bea Cukai Pertama KPPBC TMP C Blitar Thomas Edi Purwanto menjelaskan, jumlah rokok ilegal yang disita sebanyak 210.340 batang.

Rokok-rokok ilegal itu telah kini diamankan di kantor pembantu Bea Cukai Blitar di Tulungagung.

"Sementara pemilik gudang berinisial TF sudah ditetapkan tersangka dan saat ini ditahan di Rutan Trenggalek," kata Thomas, Jumat (7/10/2022).

TF dijerat dengan pasal 54 jo pasal 56 UU RI 39/2007 tentang perubahan atas UU 11/1995 tentang cukai.

Baca juga: Berkedok Toko Roti, Warga Probolinggo Jual Rokok Ilegal, Barang di Tempat Sampah Buat Tak Berkutik

Baca juga: Beredar Video Kejar-kejaran Petugas dengan Pengedar Rokok Ilegal di Jalan Tol, Lihat Endingnya

Thomas mengatakan, berdasarkan pengakuan tersangka, rokok ilegal itu didapat dari Malang.

Kepada petugas, TF mengaku sudah setahun menyimpan dan mengedarkan rokok tanpa cukai di Kabupaten Trenggalek.

"Kami juga telah menelusuri ke warung-warung, dan benar tersangka mengedarkannya di wilayah Trenggalek," sambung dia.

Jika dinilai secara nominal, rokok ilegal itu setara dengan Rp 237 juta.

Baca juga: Tertimbun Longsor, Jalur Antar kecamatan di Trenggalek Lumpuh Total Tak Bisa Dilewati Kendaraan

Sementara kerugian negara akibat peredaran rokok itu ditaksir 126 juta.

Kasatpol PPK Kabupaten Trenggalek Triadi Atmono menjalaskan, penggerebekan gudang rokok ilegal itu dilakukan pada Senin (3/10/2022).

Triadi menjelaskan, peredaran rokok ilegal tanpa cukai melawan hukum dan merugikan negara.

"Kami tidak menolerir peredaran rokok tanpa cukai di wilayah Kabupaten Trenggalek," sambung dia. 

Berita Trenggalek lainnya

Informasi lengkap dan menarik lainnya di GoogleNews TribunJatim.com

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved