Cuaca Jatim

Prakiraan Cuaca Jatim Besok Sabtu, 8 Oktober 2022: Hujan Petir Melanda Jember, Jombang dan Bondowoso

Simak prakiraan cuaca Jatim besok Sabtu, 8 Oktober 2022. Hujan petir serta angin kencang akan melanda Jember, Jombang, dan Bondowoso pada siang hari.

pixabay.com/Ilustrasi
Ilustrasi hujan deras - Prakiraan cuaca Jatim besok Sabtu, 8 Oktober 2022. 

TRIBUNJATIM.COM - Menurut data dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika atau BMKG, pada pagi hari seluruh daerah di Jawa Timur diprediksi tidak akan turun hujan.

Cuaca akan bervariasi dari cerah berawan hingga berawan pada hari esok Sabtu, 8 Oktober 2022.

Hujan petir mulai turun pada siang hari di 22 daerah, di antaranya Bangkalan, Batu, Bojonegoro, Bondowoso, Jember, Jombang, Kabupaten Blitar, Kabupaten Madiun, Kabupaten Malang, Kabupaten Mojokerto, Kabupaten Pasuruan, dan Kabupaten Probolinggo.

Kemudian di Kota Malang, Kota Mojokerto, Kota Pasuruan, Kota Probolinggo, Lumajang, Ngawi, Ponorogo, Situbondo, Sumenep, dan Tulungagung.

Hujan sedang akan melanda Kota Blitar dan Trenggalek, sementara hujan ringan akan mengguyur wilayah Banyuwangi, Kabupaten Kediri, Kota Madiun, Magetan, Nganjuk, Pacitan, dan Pamekasan.

Pada malam hari, hanya daerah Lumajang, Kota Malang, dan Kabupaten Malang saja yang diprediksi akan turun hujan ringan. Sedangkan, awan tebal akan menyelimuti Banyuwangi, Pacitan, dan Tulungagung.

Pada dini hari, giliran Pacitan yang akan dilanda hujan petir.

Kemudian, Trenggalek dan Bangkalan akan diguyur hujan ringan. Lalu, Banyuwangi, Lumajang, dan Tulungagung masih akan diselimuti awan tebal. Untuk Kota Surabaya, BMKG memprediksi tidak turun hujan selama sehari penuh.

Pada pagi hingga siang hari akan berawan, dan pada malam hingga dini hari akan cerah berawan.

Suhu Surabaya hari ini berkisar 25 hingga 34 derajat celcius dengan kelembapan udara di tingkat 60 hingga 95 persen.

Sementara dalam beberapa hari terakhir, cuaca di Surabaya terasa lebih panas dari biasanya. Kondisi yang sama juga terjadi di beberapa kota sekitarnya seperti Gresik dan Sidoarjo.

BMKG (Badan Meteorologi, Klimatoligi dan Geofisika) menyatakan cuaca panas ini disebabkan karena adanya fenomena ekuinoks.

Suhu di Surabaya dan sekitarnya meninggi hingga menimbulkan efek kegerahan.

Lalu, apa yang dimaksud ekuinoks itu? Ekuinoks adalah peristiwa dimana kedudukan matahari berada di khatulistiwa.

Halaman
123
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved