Breaking News:

Berita Lifestyle

Begini Sikap Forum Backstager Jatim soal Pembatalan Sejumlah Event

Itu terbukti dengan makin banyaknya event festival musik atau konser, karena semua sudah haus akan entertainment setelah sekian lama mati suri.

Editor: Sudarma Adi
ISTIMEWA/TRIBUNJATIM.COM
Ilustrasi - suasana konser musik di Jatim 

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Pasca pandemi Covid-19, industri kreatif kembali menggeliat.

Itu terbukti dengan makin banyaknya event festival musik atau konser, karena semua sudah haus akan entertainment setelah sekian lama mati suri.

Mulai dari kalangan artis nasional bahkan internasional telah menggelar pementasan di sejumlah kota besar di Indonesia, termasuk di Surabaya dan beberapa kota lain di Jawa Timur.

Baca juga: Hadiri BEN Carnival Kota Blitar, Menko PMK Muhadjir Effendy Sebut Event Menghidupkan Kearifan Lokal

Akan tetapi akhir-akhir ini miris sekali banyak event postpone atau penundaan, bahkan yang paling parah adalah pembatalan kegiatan, oleh karena berbagai macam pertimbangan dari pihak kepolisian.

Bisa jadi hal ini bagian dari dampak tragedi Kanjuruhan, Malang yang menelan nyawa ratusan korban.

Ketua Umum Asosiasi Event Organizer DPD Forum Backstager Jawa Timur, Lukman Sadaya menjelaskan, akan segera mengambil langkah dan terus berkoordinasi dengan pihak terkait, agar event di Jawa Timur tetap bisa terselenggara dengan lancar.

Baca juga: Ketua DPRD Surabaya Adi Sutarwijono Dorong Pemkot Jadikan Sedekah Bumi Event Tahunan Wisata Budaya

“Event apapun sudah bisa terselenggara, akan tetapi semua teman EO harus tetap mematuhi aturan main yang sudah di tetapkan oleh stakeholder terkait.

Saya akan terus berkoordinasi dengan stakeholder terkait dan mengambil langkah agar event ini terus berjalan dengan lancar di Jatim. Banyak event yang lancar seperti terakhir ini UMKM Festival yang diselenggarakan oleh sahabat saya Tomliwafa dan banyak event lain yang keren dan lancar," tutur Lukman Sadaya dalam keterangan tertulis, Sabtu (15/10/2022).

Dari batalnya event music di Jawa Timur ini banyak pihak-pihak yang terdampak.

Mulai dari vendor soundsystem, rigging, bahkan banyak tenant makanan atau UMKM yang harusnya bisa Open Booth di kegiatan tersebut akhirnya tidak bisa.

Padahal dengan adanya event itu, UMKM bisa mendapatkan engagement yang sangat besar dan pasti omset akan terus naik.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved