Breaking News:

Penangkapan DPO Pencabulan Jombang

Sidang Lanjutan Kasus Dugaan Pencabulan Santri di Jombang, Mas Bechi Bacakan Pleidoi 438 Halaman

Update sidang lanjutan kasus dugaan pencabulan santri putri di Jombang, Mas Bechi membacakan pleidoi setebal 438 halaman.

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Dwi Prastika
TribunJatim.com/Luhur Pambudi
Terdakwa kasus dugaan pencabulan santri putri di ponpes Jombang, Moch Subchi Al Tsani (MSAT) alias Mas Bechi (41) akan menjalani sidang lanjutan di Ruang Sidang Cakra, Kantor Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (17/10/2022). 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Terdakwa kasus dugaan pencabulan santri putri di ponpes Jombang, Moch Subchi Al Tsani (MSAT) alias Mas Bechi (41) membacakan pleidoinya setebal 438 halaman, dalam sidang lanjutan di Ruang Sidang Cakra, Kantor Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (17/10/2022).

Penasihat hukum (PH) Mas Bechi, I Gede Pasek Suardika mengatakan, terdakwa juga mengulas alur perjalanan kasus yang menjeratnya sejak awal, yang ditulis dalam bagian prolog pleidoi

Mulai dari banyaknya Surat Perintah Penyidikan (Sprindik) atas kasus kliennya, hingga sebanyak tiga kali. Kemudian, pengembalian berkas perkaranya (P-19) dari pihak kejaksaan sebanyak enam kali. 

"Pleidoinya judulnya 'Ketika Pelakor menjadi Pelapor.' Ini isinya tidak mungkin saya ungkap. Jumlah halaman 438 halaman," ujarnya seusai sidang di Kantor Pengadilan Negeri Surabaya, Senin (17/10/2022). 

I Gede Pasek Suardika menganggap, perilaku para korban yang mengaku mengalami kekerasan seksual, aneh.

"Kita ungkapkan soal chatting mesra. Surat juga yang menyatakan bersedia sebagai istri terdakwa, itu juga muncul. Jadi semua kita ungkap," katanya. 

Dia juga meragukan kronologi kejadian dugaan kekerasan seksual yang dituduhkan kepada kliennya. 

"Kita minta untuk dijelaskan, bagaimana caranya si korban bisa di TKP, pukul 02.30 WIB dini hari, di mana tempatnya sudah diketahui," tambahnya. 

Dalam pleidoi tersebut, pihaknya juga keberatan dengan keterlibatan saksi terkategori sebagai testimonium de auditu atau saksi yang tidak melihat dan mengalami langsung kejadian atas kasus tersebut. 

Sementara itu, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ahmad Jaya mengatakan, pihaknya menghargai pembacaan pleidoi yang disampaikan terdakwa Mas Bechi.

Baca juga: Dituntut 16 Tahun Bui di Kasus Pencabulan, Mas Bechi Peluk Sang Istri Sebelum Masuk ke Mobil Tahanan

Kemudian, pihaknya akan menyampaikan tanggapan atas pembacaan pleidoi tersebut, dalam agenda replik, pekan depan. 

"Ya kita hargai, nanti kita akan tanggapi dalam replik. Tujuh hari ke depan. Iya (menyangga). Kita akan menanggapi dalil yang tertuang dalam pleidoi," ungkap Ahmad Jaya

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Kumpulan berita seputar Jatim

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved