Info Sehat

Alternatif Obat Sirup untuk Anak Sesuai Arahan Kemenkes, Bisa Gunakan Ini untuk Turunkan Panas

Kemenkes kini melarang masyarakat untuk minum obat sirup menyusul adanya dugaan gangguan ginjal akut.

Penulis: Alga | Editor: Sudarma Adi
via GridHealth.ID
Ilustrasi obat sirup 

TRIBUNJATIM.COM - Dugaan gangguan ginjal akut misterius karena keracunan (intoksikasi) etilen glikol baru muncul setelah terjadi kasus serupa di Gambia.

Puluhan anak di Gambia meninggal karena mengonsumsi parasetamol sirup produksi India yang mengandung senyawa etilen glikol.

Yakni Promethazine Oral Solution, Kofexmalin Baby Cough Syrup, Makoff Baby Cough Syrup, dan Magrip N Cold Syrup.

Melansir Kompas.com, keempat obat parasetamol sirup tersebut diproduksi oleh Maiden Pharmaceuticals Limited, India.

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) pun kini melarang masyarakat untuk minum obat parasetamol sirup.

Baca juga: Gejala Gagal Ginjal Akut Misterius Anak, Dinkes Kota Batu Imbau Orangtua Jaga Daya Tahan Buah Hati

Selain itu ada penyebab lain gangguan ginjal akut yang masih menjadi dugaan.

Yaitu karena dipicu oleh Multisystem Inflammatory Syndrome in Children (MIS-C) atau sindrom peradangan multisistem usai Covid-19 dan infeksi virus.

Berdasarkan pemeriksaan, ditemukan ragam jenis virus dalam tubuh pasien.

Virus tersebut ialah leptospirosis, influenzae, parainfluenzae, virus CMV, virus HSV, bocavirus, legionella, shigella, e.coli, dan sebagainya.

Namun dugaan-dugaan yang muncul perlu diteliti lebih lanjut karena belum ada dugaan konklusif.

Hingga 18 Oktober 2022, Kemenkes mencatat ada 206 kasus yang tersebar di 20 provinsi di Indonesia, 99 penderita di antaranya meninggal dunia.

Oleh karena itu, Kemenkes menyetop sementara obat sirup.

Sebagai alternatifnya, Kemenkes menyarankan menggunakan obat tablet hingga kapsul.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved