Berita Trenggalek

BMKG Gelar Survei ke Lokasi Bencana di Trenggalek, Rekam Keparahan Dampak Cuaca Ekstrem

BMKG melakukan survei ke lokasi bencana di Trenggalek, rekam seberapa parah dampak bencana yang terjadi akibat cuaca ekstrem.

Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Dwi Prastika
Tribun Jatim Network/Aflahul Abidin
Deputi Bidang Meteorologi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Guswanto saat melakukan survei ke beberapa lokasi bencana banjir, tanah longsor, dan tanah gerak, di Trenggalek, Jawa Timur, Selasa (25/10/2022). 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Aflahul Abidin

TRIBUNJATIM.COM, TRENGGALEK - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melakukan survei ke beberapa lokasi bencana banjir, tanah longsor, dan tanah gerak, di Trenggalek, Jawa Timur, Selasa (25/10/2022).

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto mengatakan, survei dilakukan untuk merekam seberapa parah dampak bencana yang terjadi akibat cuaca ekstrem di Trenggalek.

"Kami melakukan survei, seberapa parah kejadiannya, seberapa besar dampaknya. Harapannya, nanti dampak bencana hidrometeorologi di sana bisa dikurangi, agar tidak ada korban jiwa dan dampak lainnya," kata Guswanto.

Dalam merekam kondisi dampak bencana, kata dia, BMKG akan melihat bagaimana kondisi lokasi terdampak secara menyeluruh.

Ia mencontohkan, di lokasi tanah longsor, pihaknya akan memotret lanskap wilayah dan kondisi lerengnya.

"Karena curah hujan itu hanya faktor pemicu terjadinya bencana hidrometeorologi. Sedangkan faktor lainnya adalah lingkungan, daya dukung, dan daya tampung lingkungan," sambungnya.

Menurutnya, beberapa kejadian tanah longsor di Kabupaten Trenggalek banyak dipicu oleh kondisi tanah yang sudah lama kering.

"Kemudian terjadi hujan, sehingga terisi air hujan. Maka dengan begitu terjadi longsor," tambahnya.

Survei tersebut juga untuk merekomendasikan layak tidaknya wilayah bencana dijadikan sebagai permukiman warga.

"Apakah ini layak dan tidak, itu dilihat dari ukuran manusia. Apakah layak ditempati, layak diusahakan. Untuk layak ditempati, itu perlu kita lihat layak tidaknya ditempati manusia. Kalau tidak aman, ya akan kami sampaikan," pungkasnya.

Informasi lengkap dan menarik lainnya di Googlenews TribunJatim.com

Kumpulan berita seputar Trenggalek

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved