Berita Jatim

Pemeran Video Kebaya Merah Ternyata Juga Produksi 92 Video dan Ratusan Foto Sensual, Ada yang Pesan

Kedua pemeran video dewasa berdurasi 16 menit wanita berkebaya merah yang viral di TikTok dan Twitter, ternyata melayani pemesanan

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Januar
TRIBUNJATIM.COM/ Luhur Pambudi
ACS dan AH saat digelandang oleh penyidik Subdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim saat digelanda ke Gedung Humas Mapolda Jatim 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Luhur Pambudi

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA-Kedua pemeran video dewasa berdurasi 16 menit wanita berkebaya merah yang viral di TikTok dan Twitter, beberapa waktu lalu, ternyata juga melayani pemesanan tema video dewasa dari pembeli luar negeri.

Temuan tersebut diperoleh pihak kepolisian seusai meneliti perangkat keras penyimpanan hardisk laptop dan percakapan medsos di dalam ponsel, keduanya.

Dan didapati, keduanya telah memproduksi sekitar 92 video dewasa dengan berbagai judul dan 100 foto telanjang.

Dokumentasi video dan foto dewasa tersebut, diperoleh penyidik dari proses penyitaan dan analisis melibatkan laboratorium forensik, dari sejumlah perangkat keras hardisk laptop mereka.

Mulai dari sebuah laptop merek MSI warna hitam, sebuah hardisk merek WD warna hitam, sebuah hardisk eksternal merek Toshiba warna hitam, sebuah handphone merek Realme C11, dan sebuah handphone merek Realme C33.

Akibat, perbuatnya itu, pemeran video dewasa pria, berinisial ACS, warga Surabaya, dan pemeran wanita berkebaya merah, AH, warga Malang, telah resmi ditetapkan sebagai tersangka.

Plh Kasubdit V Cyber Crime Ditreskrimsus Polda Jatim Kompol Harianto Rantesalu mengatakan, keduanya telah menjual puluhan video dewasa tersebut, kepada pangsa pasar di dalam negeri dan luar negeri.

"(Pangsa penjualan video dewasa) Di Indonesia dan luar," katanya di Ruang Konferensi Pers, di Gedung Bidang Humas Mapolda Jatim, Selasa (8/11/2022).

Puluhan video dewasa dan ratusan foto tersebut, ternyata diproduksi oleh keduanya sejak Januari hingga Oktober 2022.

Sepanjang tahun ini, video hasil pesanan para pembelinya itu, disimpan di dalam hardisk internal dan eksternal laptop milik tersangka ACS.

Setelah melalui proses editing, dan rendering. Video dewasa produksi keduanya akan diunggah di dalam Telegram yang dapat diakses oleh si pembeli.

Baca juga: Kesaksian Warga soal Pria di Video Cewek Kebaya Merah, Bisnis Bangkrut Kini Masuk Bui? Dipanggil Aro

Akun Telegram yang digunakan untuk memfasilitasi proses pengiriman video tersebut, diketahui dikelola oleh tersangka AH.

"Kedua tersangka bergantian melakukan perekaman, menggunakan HP milik tersangka, lalu diedit dan dikirim ke melalui akun telegram milik AH," ujar Direktur Ditreskrimsus Polda Jatim Kombes Pol Farman.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved