Berita Tulungagung

Kepala Dusun Diarak Warga, Kepergok Nginap di Rumah Janda Tulungagung, Denda 50 Sak Semen dan Pasir

SP (39) seorang perangkat di Desa Durenan, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek didenda 50 sak semen dan pasir. 

Penulis: David Yohanes | Editor: Ndaru Wijayanto
istimewa
SP (kaus kuning), saat mediasi di Balai Desa Balerejo, Kecamatan Kauman. Kasum asal Trenggalek itu sempat didenda 50 sak semen dan pasir usai kepergok nginap di rumah janda Tulungagung 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, David Yohanes

TRIBUNJATIM.COM, TULUNGAGUNG - SP (39) seorang perangkat di Desa Durenan, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek didenda 50 sak semen dan pasir. 

Denda ini dijatuhkan karena SP tertangkap warga sedang menginap di rumah seorang janda, V (31) di Desa Balerejo, Kecamatan Kauman, Tulungagung pada Kamis (3/11/2022) dini hari, seminggu lalu.

Warga menggerebek perangkat desa ini, lalu mengaraknya beramai-rama ke balai desa. 

"Waktu itu SP sempat akan jadi bulan-bulanan warga. Akhirnya dia dibawa ke balai desa untuk diselesaikan dengan cara damai," ucap seorang warga, EF. 

Kepala Desa Balerejo, Kecamatan Kauman,  Samsu Jatmiko membenarkan kejadian tersebut. 

Menurutnya penggerebekan yang dilakukan warga bermula saat V yang tinggal di salah satu perumahan, pulang dengan membawa seorang laki-laki. 

Baca juga: Ajak Pemuda Menginap, Rumah Janda di Kediri Digerebek Satpol PP

Warga lalu mematikan saklar MCB listrik PLN, sehingga listrik di rumah V padam.

"Setelah listrik padam, pemilik rumah keluar. V sama SP lalu dibawa ke balai desa untuk dimintai keterangan," ucap Samsu. 

Kepala Desa Durenan juga dihadirkan untuk menyelesaikan kasus ini. 

Masalah ini sepakat diselesaikan dengan cara damai.  

Dari hasil musyawarah itulah SP dijatuhi denda uang untuk pembelian 50 sak dan pasir. 

"Jadi sudah diselesaikan dengan cara kekeluargaan," ungkap Samsu. 

Kepala Desa Durenan, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek, Imam Syafi'i mengakui jika SP adalah perangkatnya.

Yang bersangkutan memegang jabatan sebagai Kepala Dusun Baran

Kejadian penggerebekan ini tidak sampai masuk ranah hukum dan diselesaikan dengan cara musyawarah.

"Dia mendapat sanksi sosial, atas kerelaannya menyumbang 50 sak semen dan pasir sekitar dua atau tiga rit untuk perbaikan jalan," terang Syafi'i. 

Tambahnya, sebagai pimpinan pihaknya tidak akan mengambil tindakan, hanya  mengingatkan SP. 

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved