Berita Situbondo

Ratusan Ijazah Siswa SMA di Situbondo Ditahan Sekolah, Kejari Ikut Turun Tangan Cari Solusi

Kejaksaan Negeri Situbondo, menyelidiki kasus ditahannya ijazah siswa di sejumlah Sekolah SMA di Kabupaten Situbondo.

Penulis: Izi Hartono | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/IZI HARTONO
Kajari Situbondo, Nauli Siregar saat press rilis kepada sejumlah wartawan di ruang media center Kejaksaan Negeri Situbondo terkait kasus ijazah siswa SMA yang ditahan sekolah 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Izi Hartono

TRIBUNJATIM.COM.SITUBONDO - Kejaksaan Negeri Situbondo, menyelidiki kasus ditahannya ijazah siswa SMA di sejumlah sekolah di Kabupaten Situbondo.

Bahkan, jumlahnya ijazah milik siswa yang sudah lulus dan ditahan pihak sekolah, jumlahnya mencapai 400 lebih.

Kepala Kejaksaan Negeri Situbondo, Nauli Siregar mengatakan, pihaknya melakukan penyelidikan banyak ijazah siswa ditahan oleh pihak sekolah itu, setelah adanya laporan masyarakat.

Untuk mengungkap persoalan itu, pihak Kejari Situbondo membentuk tim khusus terkait laporan banyaknya ijazah yang ditahan dari masyarakat.

"Dari hasil penelusuran dan bahan keterangan yang peroleh didapat ada sekitar 400 ijazah yang ditahan," ujar Kajari Situbondo, Nauli Siregar saat rilis di ruang media center Kejaksaan Negeri Situbondo. Kamis (10/11/2022)

Menurutnya, pihaknya mencari tahu alasan banyaknya ijazah yang ditahan oleh pihak sekolah itu.

"Itu yang dicari oleh tim," tukasnya.

Baca juga: Kini Siswa di Surabaya yang Lulus Tak Perlu Takut Ijazah Ditahan Sekolah, Pemkot Surabaya Ada Solusi

Berdasarkan hasil keterangan yang diperoleh di lapangan oleh tim, ditahannya ijazah itu dikarena masalah administrasi.

"Ada juga data yang kita temukan di luar konteks masalah administrasi," kata Nauli.

Untuk itu, sambung Nauli, tim sudah berdiskusi untuk mengundang tim inspektorat daerah serta pihak terkait dilingkungan Dinas Pendidikan Jatim, terkait sistim yang diberlakukan.

"Nanti kita koordinasikan dan mengambil langkah yang baik dan benar sesuai ketentuan yang berlaku," jelasnya.

Dikatakan, pihaknya sudah satu bulan lebih melakukan penyelidikan kasus ditahanya ijazah pada siswa itu.

"Alhamdulillah, saya dapat informasi ada sekolah yang menyerahkan ijazah itu kepada anak didiknya. Itu tidak masalah sepanjang sesuai dengan aturan. Insya Allah 400 ijazah dalam waktu dekat ini akan terbagi dengan baik" ungkapnya.

Dihubungi terpisah, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Propinsi, Situbondo dan Bondowoso Zainuri mengatakan, pihaknya akan mengikuti apa yang dilakukan oleh pihak kejaksaan . 

"Ya kita ikuti saja dulu," kata Zainuri 

Sumber: Tribun Jatim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved