Gunung Semeru Erupsi

Pohon di Kawasan Relokasi Korban Erupsi Semeru Bikin Was-was, Ditakutkan Tumbang saat Angin Kencang

Pohon Mahoni yang berdiri di depan semua pemukiman relokasi korban erupsi Gunung Semeru, memang cukup membuat suasana kawasan Bumi Semeru Damai (BSD)

Penulis: Tony Hermawan | Editor: Ndaru Wijayanto
TRIBUNJATIM.COM/TONY Hermawan
Kondisi pohon-pohon di kawasan relokasi penyintas erupsi Gunung Semeru. Pohon di Kawasan Relokasi Korban Erupsi Semeru Bikin Was-was 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Tony

TRIBUNJATIM.COM, LUMAJANG - Pohon Mahoni yang berdiri di depan semua pemukiman relokasi korban erupsi Gunung Semeru, memang cukup membuat suasana kawasan Bumi Semeru Damai (BSD) terasa rindang.

Namun, saat hujan turun deras keberadaan pohon-pohon itu cukup membuat penghuni rumah resah. Warga khawatir angin kencang bisa mengakibatkan kejadian pohon tumbang  . 

Warga sering merasa was-was karena setiap kali hujan lebat dan angin kencang, ranting-ranting pohon terlihat bergerak ke kanan-kiri.

Seakan pohon-pohon itu terlihat seperti rawan tumbang. Tak heran warga yang melewati jalan ketika hujan selalu dilanda rasa cemas.

Baca juga: Awas! Jalur Gunung Gumitir Jember-Banyuwangi Tertutup Longsor, Satu Pemotor Tertimpa Pohon Tumbang

Baca juga: Cerita Pilu Korban Erupsi Gunung Semeru, Ditinggal Mengungsi, Sertifikat Tanah Nyaris Pindah Tangan

Rofik salah seorang warga penghuni BSD mengaku sebenarnya ingin mengepras pohon-pohon tersebut. Hanya saja pekerjaan itu sulit. Sebab rata-rata ketinggian pohon mencapai 5 meter lebih.

"Khawatir aja kalau ini tumbang. Masa iya, baru dapat rumah tapi setelah rusak kena pohon tumbang," katanya.

Makanya, ia mengharapkan pemerintah dapat mengambil tindakan sesegera mungkin. Harapannya ranting-ranting pohon yang kondisinya sudah condong ke jalan raya, bisa dipangkas.

"Mungkin Dinas Lingkungan Hidup (DLH)  bisa cek keadaan di lapangan. Ini pohon semakin hari tambah besar, jangan sampai ada tindakan setelah ada kejadian,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved