Berita Nganjuk

Tingkatkan Produktifitas, Disnaker Nganjuk Gelar Pelatihan Berbasis Kompetensi Tenaga Kerja

Ciptakan peluang kerja dan tingkatkan perekonomian keluarga, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Nganjuk gelar pelatihan servis kendaraan bermotor.

Penulis: Achmad Amru Muiz | Editor: Taufiqur Rohman
Istimewa
Kegiatan pelatihan servis kendaraan bermotor yang digelar Disnaker Nganjuk dalam rangka mengurangi angka pengangguran terbuka di Kabupaten Nganjuk. 

Laporan Wartawan Tribun Jatim Network, Achmad Amru Muiz

TRIBUNJATIM.COM, NGANJUK - Ciptakan peluang kerja dan tingkatkan perekonomian keluarga, Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Nganjuk gelar pelatihan servis kendaraan bermotor.

Kegiatan tersebut juga dalam rangka program peningkatan kompetensi tenaga kerja dan produktifitas di Kabupaten Nganjuk.

Kepala Disnaker Kabupaten Nganjuk, Supiyanto mengatakan, pelatihan itu merupakan upaya untuk mengurangi angka pengangguran terbuka di Kabupaten Nganjuk.

Pihaknya berharap pelatihan yang sudah dilakukan itu dapat diaplikasikan peserta untuk membuka lapangan usaha dan peluang kerja di tengah masyarakat.

"Semoga bermanfaat dan bisa meningkatkan perekonomian keluarga peserta pelatihan," kata Supiyanto, Selasa 15/11/2022).

Baca juga: Berdasarkan Data dan Informasi Akurat Terbaru, Pemkab Nganjuk Dorong Perencanaan Pembangunan Daerah

Dikatakan Supiyanto, kegiatan pelatihan kerja servis kendaraan bermotor tersebut dibiayai Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT). Dimana DBHCHT itu sendiri akan memberi banyak manfaat dalam pemberdayaan masyarakat.

"Tentunya kami berharap program pemanfaatan DBHCHT tepat sasaran untuk kesejahteraan masyarakat," tandas Supiyanto.

Sementara Asisten Perekonomian dan Pembangunan Pemkab Nganjuk, Yudi Ernanto mengatakan, sektor kewirausahaan akan menjadi primadona dan lebih menjanjikan di masa mendatang.

Untuk itu, diharapkan berbagai kegiatan pelatihan kewirausahaan dapat lebih diintensifkan sebagai salah satu upaya menekan tingkat pengangguran di Kabupaten Nganjuk.

"Seperti pelatihan kompetensi ini yang tidak hanya berfokus di dunia kerja saja, tetapi lebih menciptakan peluang bagi generasi muda," tutur Yudi Ernanto.

Sedangkan perwakilan peserta dari Kecamatan Tanjunganom, Ari mengatakan, para peserta pelatihan akan memanfaatkan ilmu yang didapatkan sebagai penambah wawasan dan bekal bagi dirinya dan peserta lainnya untuk dikembangkan dalam kehidupan sehari hari.

"Diantaranya untuk meningkatkan perekonomian dan menciptakan wirausaha baru, ini dikarenakan dari pelatihan tersebut banyak didapatkan pengetahuan tentang servis kendaraan motor yang baik dan benar itu seperti apa," tutur Ari.

Ikuti berita seputar Nganjuk

Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved