Berita Politik

Hasil Survei: Animo Partisipasi Masyarakat di Pemilu 2024 Tinggi, Tapi Belum Tentukan Pilihan

Animo masyarakat untuk berpartisipasi dalam Pemilu 2024 menunjukkan angka yang signifikan.

SURYA/FEBRIANTO RAMADANI
Foto ilustrasi: Animo masyarakat untuk berpartisipasi dalam Pemilu 2024 menunjukkan angka yang signifikan. 

Laporan Wartawan TribunJatim.com, Yusron Naufal Putra

TRIBUNJATIM.COM, SURABAYA - Animo masyarakat untuk berpartisipasi dalam Pemilu 2024 menunjukkan angka yang signifikan.

Kondisi ini juga menjadi peluang dan tantangan partai politik, apalagi rata-rata pemilih belum memutuskan pilihannya, terutama mereka yang tinggal di daerah pedesaan.

Fakta ini terekam dalam Survei Nasional Kawula17 Q3 2022 periode 7 Oktober – 26 Oktober 2022 kepada 560 masyarakat Indonesia yang tersebar di berbagai pulau dan berusia 16 – 44 tahun.

Survei ini dilakukan melalui CASI (survei online) dan menggunakan metode sampling multistage quota dan memiliki margin of error sebesar 4 persen.

Untuk diketahui, Kawula17 merupakan Voting Advice Application (VAA), sebuah aplikasi yang membantu para pemilih untuk memahami preferensi politiknya berdasarkan pada isu-isu sosial dan politik yang relevan dengan situasi terkini.

"Sebanyak 91 persen menyatakan akan berpartisipasi dalam Pemilu 2024."

"Meski demikian, 3 dari 5 orang masih belum memutuskan pilihannya, utamanya mereka yang tinggal di daerah pedesaan," kata Patricia Grace yang merupakan peneliti di BOI Research dan Kawula17, dalam keterangannya, Sabtu (26/11/2022).

Survei ini memang juga mengukur tingkat awareness atau pengetahuan akan partai politik, terutama mereka yang ada di kursi DPR-RI.

Diantara hasilnya, mereka yang berusia lebih tua yakni rentang 35-44 tahun mengetahui lebih banyak partai politik dibandingkan generasi muda yang berusia kisaran 16-34 tahun.

Perbandingannya, yang mengetahui partai politik di Senayan dari kalangan usia 16-24 tahun sebesar 6,7 persen dan untuk usia 25-34 tahun 6,6 persen.

Sementara usia 35-44 tahun yang mengetahui sebesar 7,8 persen.

Kondisi ini rupanya harus mendorong kalangan parpol untuk meningkatkan upaya.

Hal senada juga terjadi dalam level awareness tokoh politik.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved