Berita Viral

Nasib Ibu Lehernya Dirantai Anak Kandung di Tengah Hutan, Hotman Paris Turun Tangan: Tangkap Pelaku!

Kasus ibu dirantai anak kandungnya di tengah hutan disorot pengacara Hotman Paris.

Penulis: Ani Susanti | Editor: Sudarma Adi
YouTube Detik Asa via TribunSumsel
Nasib ibu yang dirantai di tengah hutan membuat Hotman Paris turun tangan. 

TRIBUNJATIM.COM - Kasus ibu dirantai anak kandung di tengah hutan disorot pengacara Hotman Paris.

Hotman Paris geram hingga meminta polisi cepat bertindak.

Diketahui, ibu di Kecamatan Petir, Kabupaten Serang yang lehernya dirantai oleh anak kandungnya itu bernama Ani.

Ani dirantai di tengah hutan, tanpa ada tempat berlindung sama sekali.

Saat hujan Ani akan basah kuyup. 

Rantai yang melingkar di leher Ani hanya sepanjang 1 meter, hal tersebut menyebabkan wanita tua itu tak bisa bergerak dengan bebas.

Dikutip TribunJatim.com dari TribunJateng, saat pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Andri, Ani bahkan tak mengenakan pakaian dengan layak.

Ani hanya mengenakan pakaian dalam yang sangat lusuh.

Merasa iba dengan Ani, Andri lalu memberikan makanan dan membangun tenda sederhana agar wanita tersebut bisa berteduh.

Berkat Andri, berita soal penderitaan Ani sampai ke telinga perangkat desa dan relawan Detik Asa, Asril.

"ODGJ tersebut akan kita evakuasi, kita sudah berada di Puskesmas," ucap relawan DetikAsa Asril, dikutip TribunJakarta dari YouTube Detik Asa.

Baca juga: Cerita Sebenarnya Suami Banting Istri Direkam Anak, Ternyata Menikah Siri, Hotman Paris Ikut Geram

 
Pihak Puskemas menjelaskan, Ani berasal dari Lampung, ia lalu diantarkan pihak keluarga ke anaknya yang menetap di Kecamatan Petir.

Bukannya dirawat, anak Ani malah melakukan pemasungan tak manusiawi terhadap ibu kandungnya tersebut.

"Dipulangkan dari Lampung, diantar ke anaknya yang ada di sini, kemudian mungkin karena merasa terganggu, akhirnya dilakukan pasung," ucap pihak Puskesmas Kecamatan Petir.

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved