Berita Malang

Penadah Ponsel Curian Bebas dari Tuntutan dalam Restorative Justice, Korban Sudah Maafkan

Jual ponsel bekas hasil curian, Hermawan (43), warga Kelurahan Bandungrejosari Kecamatan Sukun resmi bebas.

Penulis: Kukuh Kurniawan | Editor: Januar
Humas Kejari Kota Malang
Pelaksanaan Restorative Justice tersangka penadah HP curian di Malang 

Laporan wartawan TribunJatim.com, Kukuh Kurniawan

TRIBUNJATIM.COM, MALANG - Jual ponsel bekas hasil curian, Hermawan (43), warga Kelurahan Bandungrejosari Kecamatan Sukun, Malang resmi bebas.

Ia secara resmi melepas rompi oranye sebagai tersangka, seusai perbuatannya mendapatkan maaf dari pemilik ponsel dalam agenda Restorative Justice (RJ) di Kantor Kejari Kota Malang, pada Jumat (2/12/2022).

Kepala Kejari Kota Malang Edy Winarko melalui Kasi Intelijen Eko Budisusanto menjelaskan, bahwa RJ ini telah mendapatkan persetujuan dari Jaksa Agung Muda Pidana Umum (Jampidum). Selain itu, persetujuan ini juga diberikan oleh Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur, Mia Amiati untuk pelaksanaan RJ.

"Kami telah melakukan mediasi antara korban dan tersangka. Dan pihak korban sudah memaafkan perbuatan tersangka, dan hak korban juga sudah dikembalikan sebagaimana mestinya," ujarnya kepada TribunJatim.com.

Eko menjelaskan, bahwa sebelumnya tersangka ini membeli sebuah HP jenis Realmi C21 seharga Rp 500 ribu pada Sabtu (16/7/2022).

Namun ternyata, HP tersebut merupakan milik seseorang bernama Bayu Faris yang menjadi korban pemerasan di Jalan Perum Bulan Terang Utama Kecamatan Kedungkandang, pada sehari sebelumnya.

Sebagai informasi, Bayu Faris diperas oleh dua orang laki-laki saat sedang asyik berfoto. Setelah berhasil mendapatkan HP korban, pelaku pun langsung kabur.

"Kemudian, HP ini dijual oleh pelaku pemerasan kepada tersangka penadah. Setelah diperbaiki, HP itu dibeli oleh seseorang pengunjung lapak HP bekas miliknya yang berada di Jalan Gatot Subroto Kecamatan Kedungkandang. Dimana HP itu dibeli seharga Rp 1,2 juta," bebernya.

Baca juga: Pria di Lamongan Curi Pakaian Milik Teman, Ending Kasus Ditempuh Jalur Restorative Justice

Polisi yang mendapat laporan dari Bayu, melakukan penelusuran jejak HP tersebut. Ternyata, HP itu telah dibeli oleh seseorang.

Setelah ditanya, pembeli itu mengatakan bahwa HP tersebut dibeli dari lapak milik tersangka penadah.

HP itu diamankan untuk menjadi barang bukti. Tidak lama setelahnya, polisi langsung meringkus tersangka penadah dan melimpahkan berkasnya ke Kejari Kota Malang.

"Pada Selasa (22/11/2022) lalu, kami menggelar mediasi antara tersangka dan korban. Dilanjutkan dengan ekspose bersama Jampidum dan Kajati Jatim, pada Rabu (30/11/2022) lalu,"

"Akhirnya kami melaksanakan RJ di Kantor Kejari Kota Malang. Dan saat ini, tersangka sudah bisa bebas serta berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya lagi," jelasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jatim
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved